DaerahDiskominfo KaltimNusantara

Gubernur Ajak Perkuat Kesetaraan Gender dan Lindungi Perempuan-Anak

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com -Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kaltim dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat perempuan agar semakin tangguh dan berdaya.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud menegaskan, Hari Ibu tahun 2025 harus menjadi komitmen bersama dalam memperkuat kesetaraan gender sekaligus melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan.

Pesan ini disampaikan Rudy saat memberikan arahan pada Peringatan Hari Ibu Provinsi Kaltim 2025 digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda pada Selasa, 16 Desember 2025.

“Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak,” ucap Gubernur Rudy.

Menurutnya, tidak ada ruang toleransi terhadap kekerasan dalam bentuk apa pun. Perlindungan terhadap ibu dan anak, kata Rudy, merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Melalui rangkaian peringatan Hari Ibu tahun ini, Pemerintah Provinsi Kaltim berharap lahir ide-ide nyata yang memberikan manfaat langsung, khususnya bagi anak-anak dan kaum perempuan di Kaltim.

“Harapannya, terwujud perempuan yang tangguh, berdaya, dan mampu berkarya, sehingga menjadi fondasi kuat bagi keluarga sejahtera. Ke depan, perlu ada kebijakan dan gerakan bersama yang berpihak pada kesetaraan serta perlindungan perempuan dan anak,” kata Gubernur Rudy.

Dia juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para ibu di Kaltim. “Doa ibu adalah harapan kami semua. Selamat Hari Ibu untuk seluruh perempuan di Kaltim,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni menambahkan peringatan Hari Ibu tak sekadar seremoni tahunan.

Dia menyebutkan, pemerintah pusat kini memberikan perhatian khusus terhadap isu perempuan, ditandai dengan hadirnya Menteri Pemberdayaan Perempuan serta pengaturan khusus mengenai Hari Ibu dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperjuangkan hak, peran, dan perlindungan kaum perempuan di seluruh Indonesia, termasuk di Kaltim. (adp/sam/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: