DaerahEdukasiRagam

Sekolah Rakyat, Boarding School Bagi Anak Kurang Mampu di Kutai Timur

SANGATTA, KASAKKUSUK.com -Dinas Sosial Kutai Timur kini tengah menyiapkan program Sekolah Rakyat, sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kutai Timur.

Dinas Sosial Kutai Timur menjadi leading sector, sementara Disdikbud menyiapkan tenaga pendidik dan kurikulum sesuai jenjang pendidikan.

“Sekolah Rakyat itu leading sector-nya Dinas Sosial. Kami menunggu kolaborasi lebih detail terkait pembagian uraian tugasnya,” kata Sekretaris Disdikbud Kutai Timur, Irma Yuwinda pada Jumat, 12 Desember 2025.

Dia menjelaskan program ini menjamin kebutuhan hidup siswa selama berada di asrama, sehingga mereka dapat fokus belajar.

Adapun kurikulum belajar Sekolah Rakyat, kata Irma, tentu menyesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa. Sekolah Rakyat tetap mengacu pada standar nasional.

Rencananya, Sekolah Rakyat akan dibangun di Jalan Simono, Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara.

Penetapan lokasi disepakati setelah hasil kajian lintas instansi  terkait menyimpulkan bahwa kawasan Jalan Simono dianggap paling layak dan efisien dari sisi teknis maupun pembiayaan.

Hasil kajian menunjukkan di kawasan itu terdapat 20 hektare lahan milik Pemkab Kutai Timur. Dari total lahan itu akan dialokasikan 5 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Luas lahan tersebut sesuai ketentuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai syarat pengajuan program.

Tak cuma itu, akses menuju kawasan Jalan Simono juga mudah dijangkau melalui Jalan Pendidikan dan Jalan Soekarno-Hatta. Bisa juga lewat jalur alternatif dari arah Christian Center Jalan Soekarno-Hatta dengan jarak sekitar 700 meter.

Kawasan tersebut juga dianggap strategis karena berdekatan dengan sejumlah fasilitas seperti RSUD Kudungga, Polres, dan Kantor Pemadam Kebakaran. Hal itu dinilai akan menunjang keamanan serta kenyamanan kegiatan belajar siswa yang tinggal di asrama.

Sebelumnya, Pemkab Kutai Timur mengajukan proposal pembentukan Sekolah Rakyat di wilayahnya kepada Kemensos RI di Jalan Salemba Raya Jakarta Pusat pada Kamis siang, 11 Desember 2025.

Pertemuan itu membahas tujuan, kebutuhan, serta dukungan lintas lembaga terkait pengembangan pendidikan berbasis pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut.

Rombongan dipimpin Asisten III Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif hadir mewakili Bupati Kutai Timur.

Rombongan juga diikuti sejumlah pimpinan instansi terkait seperti Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito; Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak; Kepala Dinas Pertanahan Kutai Timur, Simon Salombe; serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Irma Yuwinda.

Selain itu, sejumlah perwakilan instan terkait juga ikut dalam rombongan tersebut, seperti Kabid Aset BPKAD; perwakilan Bappeda, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Perizinan.

Kehadiran banyak unsur perangkat daerah ini menunjukkan keseriusan Pemkab Kutai Timur dalam mengupayakan program Sekolah Rakyat di kabupaten berpenduduk 456.333 jiwa tersebut.

Rombongan disambut Kepala Biro Umum Kemensos RI, Shalahuddin Yahya didampingi PPK Sarana dan Prasarana Umum, M. Jumadi serta Pejabat Fungsional Kemensos RI, Sunarto.

Dalam pertemuan itu, Kemensos memberikan sejumlah masukan teknis terkait kesiapan lahan, kebutuhan fasilitas, serta mekanisme pengajuan lanjutan.

Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito mengemukakan bahwa audiensi berlangsung produktif dan memberikan gambaran jelas mengenai langkah yang harus ditempuh.

“Pelaksanaan audiensi berjalan dengan baik dan lancar,” kata Ernata dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp pada Kamis malam, 11 Desember 2025.

Dia menyebutkan bahwa berbagai masukan dari Kemensos sangat membantu penyempurnaan dokumen dan konsep Sekolah Rakyat.

“Banyak saran dan masukan dari Bapak Kepala Biro Umum Kemensos RI untuk kelancaran pembentukan Sekolah Rakyat di Kutai Timur,” ungkap Ernata.

Adapun hasil audiensi tersebut, menurutnya, akan segera disampaikan kepada Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. (ogy/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: