SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Muhammad Rian (30 tahun), warga yang dilaporkan hilang di Sungai Mahakam ditemukan tewas sekitar pukul 07.30 WITA pada Jumat, 14 November 2025.
Tim SAR gabungan menemukan jenazah korban tak jauh dari lokasi diduga terjatuh, tepatnya di dekat Pelabuhan Antasari, Samarinda Seberang.
Kejadian bermula pada Kamis, 13 November 2025, ketika pihak keluarga melaporkan hilangnya Rian setelah meninggalkan rumahnya pada Rabu sore tanpa memberikan informasi tujuan.
“Kami menerima laporan pada hari Kamis dan langsung bergerak cepat untuk melakukan pencarian,” kata Kepala Satpolairud Polresta Samarinda, AKP Rudi Hartono.
Keluarga dan sejumlah saksi di sekitar lokasi memberikan informasi mendalam mengenai hilangnya korban.
Saksi 2 mengungkapkan, “Saya melihat Rian berjalan menuju pesisir sungai pada sore hari, namun setelah itu ia tidak kembali ke rumah.”
Beberapa jam kemudian, saksi 1 menemukan ponsel milik korban di sekitar sungai, yang semakin memperkuat dugaan bahwa Rian terjatuh ke dalam Sungai Mahakam.
“Pencarian dimulai sejak Kamis pagi, dan tim kami bekerja tanpa henti hingga akhirnya menemukan korban pada hari kedua,” ujar petugas SAR, Hendra.
Proses evakuasi berlangsung lancar meski kondisi sungai yang cukup sulit dengan koordinasi yang baik antara Satpolairud Polresta Samarinda, tim SAR gabungan, dan keluarga korban.
Evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan jenazah korban segera dibawa ke RSUD AWS Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Hendra.
Sementara itu, pihak keluarga mengungkapkan rasa syukur meski harus menerima kenyataan pahit. “Kami bersyukur atas upaya tim SAR dan petugas yang sudah bekerja keras, meskipun hasilnya sangat berat bagi kami,” kata pihak keluarga korban yang enggan disebutkan namanya.
Dengan ditemukannya jenazah korban, operasi pencarian dinyatakan selesai dan kegiatan berjalan dengan aman serta terkendali. Tim SAR gabungan mengimbau agar masyarakat tetap waspada di sekitar aliran sungai yang berpotensi membahayakan. (*/ute)
![]()












