Diskominfo KaltimKorporasiNusantara

Gubernur Berjuang Dapatkan PI 10 Persen dari Blok Migas Kaltim

YOGYAKARTA, KASAKKUSUK.com – Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud hingga kini terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan sumber penerimaan lain bagi daerah di tengah rencana pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Salah satunya terus diperjuangkan yakni bagaimana mendapatkan participating interest (PI) 10 persen dari beberapa blok minyak dan gas (migas) di Kaltim.

Hingga saat ini, Kaltim masih menjadi daerah penghasil migas terbesar di Indonesia. Sebab menurutnya terdapat 41 wilayah kerja (WK) migas di Kaltim dengan 28 WK di antaranya sudah eksploitasi. Sebanyak 32 WK berada dalam batas 12 mil laut dan 9 WK lainnya berada di luar batas 12 mil laut.

PI 10 persen dari WK Migas yang habis kontrak atau alih kelola yakni WK Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam dan WK Sangasanga PT Pertamina Hulu Sangasanga telah dikelola BUMD. Sedangkan WK East Kalimantan dan Attaka PT Pertamina Hulu Kaltim, lanjut dia, masih dalam proses.

Dia menyebutkan PI 10 persen yang saat ini juga sedang diperjuangkan adalah PI dari WK Migas POD I merupakan pengembangan lapangan pertama, yakni WK Bontang (Salamander Bontang Pte Ltd), WK Wain (Indo Sino), WK Rapak (Chevron Rapak Ltd), WK Ganal (Chevron Ganal Ltd), WK Paser (Paser Petroleum Resources Ltd) dan WK South Bengara I (SDA South Bengara). Semua PI untuk WK ini sedang dalam proses.

“Kami akan terus berjuang meningkatkan penerimaan daerah. Salah satunya dari blok-blok migas yang ada di Kaltim melalui PI 10 persen,” beber Gubernur Rudy Mas’ud saat menjadi narasumber acara Upstream Oil and Gas Executive Meeting Wilayah Kalimantan dan Sulawesi Tahun 2025 di Hotel Tentrem Yogyakarta, Rabu 29 Oktober 2025.

“Kami juga akan terus berjuang agar pengelolaan sumur-sumur tua migas bisa dilakukan oleh BUMD. Jadi, peran BUMD bisa lebih kita optimalkan lagi,” sambung Rudy Mas’ud.

Peluang lain juga akan diperjuangkan untuk pengelolaan PI 10 persen dari PT Eni (Wilayah Kerja East Sepinggan) di Lapangan Merakes. PI 10 persen akan dilakukan secara in kind, yakni berupa gas yang akan dikelola oleh BUMD. (jib/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: