SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Meski anggaran hibah APBD 2025 belum cair, KONI Kutai Timur memastikan 60 cabang olahraga (cabor) binaannya tetap menjalankan kegiatannya dalam membina atlet.
Demikian diungkapkan Ketua KONI Kutai Timur, Rudi Hartono kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.
Bahkan KONI Kutai Timur juga tetap mengirimkan atlet untuk mengikuti berbagai kejuaraan seperti pra-Porprov Kaltim 2025 di Balikpapan dan Samarinda. Demikian pula kejuaraan panjat tebing dan panahan.
Dia yakin anggaran hibah segera dicairkan bulan ini, sehingga kegiatan pembinaan olahraga dapat berjalan lebih lancar dan optimal.
“Kita carikan solusinya. Ada yang harus menggunakan anggaran talangan dulu, biar kegiatan kita tetap bisa jalan,” ujar Rudi Hartono.
Dia mengaku hingga saat ini, berbagai prestasi terus diraih di setiap kejuaraan diikuti cabor dan atlet binaan KONI. Selain panjat tebing, capaian lainnya datang dari cabor panahan dengan lima medali emas, serta bela diri okaido yang meraih enam medali emas.
Total atlet Kutai Timur telah mengumpulkan 19 medali emas dari berbagai cabor dalam berbagai event diikuti.
“Saya selalu bicarakan ke teman-teman, ini olahraga. Olahraga itu kita kejarnya prestasi. Apapun permasalahan di pemerintahan, teman-teman tetap giat,” ucapnya.
Pencapaian ini, kata dia, juga menjadi bekal optimisme KONI menjelang penetapan cabor yang akan dipertandingkan dalam Porprov yang akan dibahas dalam rapat koordinasi di Paser pada 30 September nanti.
“Kita yakin kalau atlet kita yang lolos di pra-Porprov nanti juga bisa membanggakan di Porprov,” harapnya. (qi/ute)
![]()












