SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Sinergi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Kaltim didorong untuk memperkuat kontribusi akademik dan pembangunan daerah dalam upaya meningkatkan peringkat UGM menuju 100 besar World Class University.
Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni saat mewakili Gubernur Kaltim menghadiri World Class University Focus Group Discussion (FGD) bertema Sinergi UGM dan Kagama Kaltim di Ruang Serbaguna Lantai 6 Bankaltimtara, Samarinda pada Sabtu, 31 Januari 2026.
FGD diselenggarakan UGM bersama Kagama Kaltim itu menjadi wadah pertukaran gagasan antara akademisi, alumni, dan pemangku kepentingan daerah untuk mendorong peran perguruan tinggi dalam pembangunan serta peningkatan reputasi global universitas.
Karena itu, dia mengapresiasi berbagai ide dan gagasan yang disampaikan dalam forum tersebut.
“Pemikiran para akademisi dan alumni UGM tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kaltim,” ucap Sri Wahyuni.
Dia bilang, struktur perekonomian Kaltim saat ini masih didominasi sektor sumber daya alam, dengan tekanan kuat dari sektor konstruksi dan pertambangan. Meski demikian, pergerakan positif mulai terlihat pada sektor industri pengolahan.
“Kontribusi industri pengolahan memang baru sekitar dua persen, tetapi ini menjadi awal yang baik. Target kita pada 2045, kontribusi industri pengolahan bisa mencapai sekitar 40 persen,” paparnya.
Dalam proses transformasi ekonomi tersebut, kata dia, Pemprov Kaltim membutuhkan dukungan para alumni UGM, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memastikan hilirisasi berjalan seiring peralihan dari sumberdaya alam tak terbarukan menuju sumber daya terbarukan.
Sri Wahyuni juga menekankan pentingnya implementasi hasil riset perguruan tinggi agar dapat diterjemahkan menjadi dokumen kebijakan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Mulai dari ketahanan pangan, tata kelola air, energi bersih, transportasi, penataan wilayah, hingga penguatan kapasitas aparatur sipil negara dan tata kelola pemerintahan modern.
Karena itu, dia berharap sinergi antara UGM, Kagama Kaltim, Pemprov Kaltim, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Kaltim terus diperkuat agar kontribusi alumni di daerah berdampak luas bagi pembangunan sekaligus mendukung reputasi UGM di tingkat dunia.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Rektor UGM, Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU) UGM, Prof. Indra Wijaya Kusuma; Direktur Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) UGM Dr. Hatma Suryatmojo; Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, serta jajaran Kagama Kaltim dan perwakilan kabupaten/kota se-Kaltim. (adp/ute)
![]()












