SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Revitalisasi Stadion Kudungga di Sangatta dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur tak hanya menghidupkan aktivitas olahraga, tapi juga mampu menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp450 juta ke kas daerah sepanjang 2025. Dengan begitu, keberadaan Stadion Kudungga mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha lokal.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan menjelaskan kontribusi PAD tersebut merupakan capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dia bilang sebelum direvitalisasi, Stadion Kudungga tak memberikan pemasukan karena minim pemanfaatan.
“Dulu stadion tak pernah menyumbang PAD karena tidak dikelola dengan baik. Sekarang selain menjadi pusat olahraga, stadion juga memberi kontribusi nyata bagi pendapatan daerah,” ujar Basuki kepada KASAKKUSUK.com di ruang kerjanya pada Rabu, 7 Januari 2026.
Dia bilang PAD Stadion Kudungga bersumber dari retribusi penggunaan fasilitas olahraga yang telah diatur dalam peraturan daerah. Seluruh pembayaran dilakukan langsung ke rekening kas daerah untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan.
Tak hanya pemerintah daerah, dampak ekonomi juga dirasakan pelaku usaha di sekitar stadion, khususnya di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta.
Dia mengaku sejumlah pemilik penginapan dan hotel dilaporkan mengalami peningkatan tingkat hunian seiring ramainya agenda olahraga dan kegiatan kemasyarakatan di stadion.
“Banyak pemilik hotel dan penginapan menghubungi kami, menyampaikan bahwa kamar mereka penuh saat ada event. Pedagang UMKM di sekitar stadion juga ikut terbantu,” beber Basuki.
Menurut dia, kondisi Stadion Kudungga sebelum direvitalisasi sangat memprihatinkan, dengan fasilitas yang tidak terawat dan rumput lapangan yang tinggi.
Setelah dibenahi, lanjut dia, stadion kini menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga dan ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Masyarakat senang, ekonomi bergerak, UMKM tumbuh. Ini menunjukkan bahwa menghidupkan stadion tidak hanya memajukan olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat,” tutur Basuki.
Ke depan, Dispora Kutai Timur menargetkan kontribusi PAD dari sektor olahraga terus meningkat. Salah satu penopangnya adalah pembangunan kolam renang berstandar internasional yang saat ini masih dalam proses.
“Jika kolam renang itu selesai, kami optimistis PAD dari sektor olahraga akan jauh lebih besar,” papar Basuki. (qi/ute)
![]()












