SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Kontingen pelajar Kabupaten Kutai Timur mencatat lonjakan prestasi signifikan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) digelar di Penajam Paser Utara.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan mengungkapkan Kutai Timur berhasil meraih 12 medali emas, 13 perak, dan 38 perunggu. Dengan demikian, Kutai Timur, kata dia, keluar dari posisi juru kunci yang sebelumnya melekat dalam beberapa tahun terakhir.
Dia bilang hasil Popda kali ini menjadi tonggak kebangkitan olahraga pelajar di Kutai Timur.
“Dulu sebelum saya menjabat, Kutim selalu berada di posisi juru kunci, bahkan tidak mendapat medali. Sekarang kita sudah bisa bersaing dan masuk peringkat besar se-Kaltim,” tutur Basuki kepada KASAKKUSUK.com di ruang kerjanya pada Rabu, 7 Januari 2026.
Basuki menilai peningkatan prestasi ini tak terlepas dari program pembinaan atlet usia dini yang mulai dijalankan secara konsisten sejak satu tahun terakhir. Meski terbilang singkat, hasilnya dinilai cukup signifikan dan menjanjikan untuk jangka panjang.
“Ini baru satu tahun pembinaan. Kalau program ini berjalan konsisten lima sampai sepuluh tahun ke depan, saya yakin prestasi olahraga Kutai Timur akan jauh lebih tinggi,” ujar Basuki.
Tak hanya di tingkat pelajar, performa olahraga Kutai Timur juga menunjukkan tren positif pada ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov).
Menurut dia, Kutai Timur kini masuk dalam empat besar kabupaten/kota terkuat di Kaltim, bersanding dengan Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara.
Dia menyebutkan pencapaian tersebut mencerminkan geliat olahraga di Kutai Timur yang semakin masif.
Kata dia, evaluasi internal menunjukkan hasil yang memuaskan, meski masih ada pekerjaan rumah untuk meningkatkan capaian cabang olahraga yang meraih perak dan perunggu.
“Tinggal bagaimana ke depan kita memaksimalkan cabor-cabor yang sudah potensial agar bisa naik ke emas,” harap Basuki.
Bahkan menurut Basuki, prestasi atlet Kutai Timur mampu menembus level internasional. Salah satu atlet Muay Thai asal Kutai Timur berhasil meraih medali perunggu pada ajang SEA Games, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat regional.
Dia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur serta sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur.
Tak cuma itu, Ketua Muay Thai Provinsi Kaltim disebut memberikan apresiasi tinggi terhadap pola pembinaan atlet di Kutai Timur.
“Dukungan pemerintah sangat luar biasa. Ini yang membuat pembinaan atlet bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” beber Basuki Isnawan. (qi/ute)
![]()












