DaerahKriminalTNI/POLRI

Dua Pria Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Jalan Anang Hasyim Ditangkap

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Malam belum sepenuhnya sunyi ketika sorot lampu mobil patroli polisi menyapu tepi Jalan Anang Hasyim, Kota Samarinda.

Jarum jam menunjukkan sekitar pukul 23.00 WITA pada Minggu, 14 Desember 2025. Pada ruas jalan yang kerap lengang itu, sebuah mobil Grand Max terparkir di pinggir jalan, nyaris luput dari perhatian.

Namun bagi enam personel Satuan Samapta Polresta Samarinda yang tengah berpatroli justru berbuah curiga, ada sesuatu yang terasa tak biasa.

Patroli gabungan Unit Beat 6 dan Beat 4 Regu 3 malam itu memang ditujukan menyisir kawasan rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kehadiran kendaraan dengan kondisi mencurigakan menjadi alarm bagi petugas untuk berhenti sejenak, mendekat, dan memastikan situasi tetap aman.

Langkah para personel mendekati mobil bernomor polisi DW 8964 BV menjadi awal terbongkarnya dugaan penyalahgunaan narkotika.

Dua pria yang berada di dalam kendaraan tampak gelisah saat dilakukan pemeriksaan. Kecurigaan petugas pun beralasan. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Kasat Samapta Polresta Samarinda, AKP Baharuddin menuturkan bahwa pengungkapan tersebut merupakan buah dari patroli rutin yang terus digencarkan jajarannya, terutama pada jam-jam rawan.

“Patroli ini bukan sekadar berkeliling. Personel kami dilatih untuk peka membaca situasi dan mencermati setiap potensi gangguan keamanan, termasuk penyalahgunaan narkotika,” ujar AKP Baharuddin.

Dari tangan dua pria berinisial LJ (35 tahun) dan BAP (22 tahun), petugas mengamankan tiga paket narkotika jenis sabu, satu di antaranya merupakan sisa pakai.

Selain itu, petugas juga menyita satu pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu, satu buah korek api, dua unit telepon genggam, serta mobil Grand Max yang digunakan kedua terduga.

Penangkapan ini menjadi potret kecil dari upaya aparat menjaga ruang publik tetap aman di tengah malam. Jalanan yang sepi, mobil yang terparkir tanpa tujuan jelas, dan kepekaan petugas menjadi rangkaian yang tak terpisahkan dalam menjaga Samarinda dari ancaman narkotika.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diserahkan ke Polsek Samarinda Ulu. Proses penyelidikan dan penegakan hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, sementara patroli malam terus berjalan menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tak pernah tidur. (*/sam/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: