DaerahTNI/POLRI

Secercah Harapan Mengalir untuk Penyintas Banjir Nehes Liah Bing 

Secercah Harapan Mengalir untuk Penyintas Banjir Nehes Liah Bing

AWAN pagi masih menggantung di langit. Genangan air dengan ketinggian sekitar 40 cm belum juga surut, membayangi kekhawatiran warga di sejumlah sudut Desa Nehes Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Kekhawatiran soal kepulan asap dapur mereka yang kian menipis.

Di tengah kondisi itu, secercah harapan datang dari sejumlah sosok petugas berseragam cokelat. Mereka menyusuri jalanan tergenang dengan menggunakan perahu ketinting. Mereka datang tepat waktu pada Minggu, 14 Desember 2025.

Tampak beberapa personel Polsek Muara Wahau berada di atas ketinting itu membawa Brigpol Andika Beni Prabowo dan Bripda Saikhul Munir. Rombongan kecil ini dipimpin Pejabat Sementara Kanit Binmas Bripka Eko Hidayat.

Dengan ramah, mereka turun dari perahu lalu mengetuk pintu rumah-rumah warga yang masih terkurung air. Misinya membagikan paket sembako bagi penyintas banjir.

Tak ada seremoni berlebihan. Paket demi paket sembako diserahkan dari tangan ke tangan. Isinya sederhana, namun sangat berarti. Beras lima kilogram, telur satu piring, minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram, teh celup, dan kopi bubuk. Bagi warga, bantuan ini bukan sekadar bahan pokok, melainkan penyangga hidup untuk bertahan hari-hari yang sulit.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Sudah beberapa hari kami sulit keluar rumah,” ucap seorang ibu rumah tangga sambil menerima paket sembako, wajahnya lelah namun matanya berbinar lega.

Kapolsek Muara Wahau, IPTU Sumartono mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi bencana semacam ini.

“Kami ingin memastikan warga tahu bahwa Polri hadir. Bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga membantu ketika masyarakat sedang menghadapi kesulitan,” ujar IPTU Sumartono.

Menurutnya, jajaran Polsek Muara Wahau akan terus memantau perkembangan banjir sekaligus menjaga situasi kamtibmas.

Dia berpesan agar warga tetap waspada dan tidak ragu melapor jika membutuhkan bantuan darurat.

Penyaluran bantuan berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Bagi warga Nehes Liah Bing, kehadiran polisi di tengah genangan air menjadi pengingat sederhana. Di saat bencana datang, masih ada uluran tangan yang siap membantu, membawa harapan agar kehidupan segera kembali normal. (ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: