SANGATTA, KASAKKUSUK.com -Polres Kutai Timur menurunkan sebanyak 991 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui Operasi Lilin Mahakam 2025 dimulai 24 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto merinci operasi berlangsung selama 11 hari tersebut melibatkan 313 personel Polres Kutai Timur, 103 personel Kodim 0909 Kutai Timur, 51 personel Lanal Sangatta, serta ratusan personel dari pihak terkait lainnya termasuk Dishub, Satpol PP, Dinkes, Damkar, BPBD, hingga elemen masyarakat.
“Polres beserta seluruh jajaran didukung instansi terkait dan mitra Kamtibmas akan menggelar Operasi Lilin dengan mengedepankan preemtif, preventif, dan penegakan hukum,” tegas Kapolres AKBP Fauzan Arianto saat memimpin konferensi pers di Aula Mapolres Kutai Timur, Sangatta pada Selasa, 2 Desember 2025.
Dia bilang, operasi ini bertujuan menjamin terlaksananya rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah Natal 2025 dan merayakan malam Tahun Baru 2026, serta terwujudnya arus mudik dan balik yang lancar.
Karena itu, pihaknya akan mendirikan pos di delapan lokasi terdiri dari satu pos terpadu, empat pos pelayanan, dan tiga pos pengamanan. Pos terpadu ditempatkan di simpang tiga Jalan Pendidikan Sangatta dengan 19 personel Polri, tiga personel TNI, dan 29 pihak terkait lainnya.
Dia menyebutkan empat pos pelayanan akan ditempatkan di sejumlah kecamatan yakni Teluk Pandan, Bengalon, Sangkulirang, dan Kombeng dengan total 24 personel Polri, delapan personel TNI, dan 24 personel dari pihak terkait.
Kemudian tiga pos pengamanan akan berada di Pantai Teluk Lombok, Pantai Kenyamukan, dan Pantai Teluk Lingga dengan total 20 personel Polri, 12 personel TNI, dan 34 pihak terkait.
“Pos terpadu berfungsi sebagai pusat komunikasi, koordinasi, kendali, dan informasi di lapangan. Pos pengamanan melaksanakan penjagaan dan patroli di lokasi rawan Kamtibmas, sedangkan pos pelayanan memberikan pelayanan kesehatan dan informasi kepada masyarakat terutama pemudik,” papar Fauzan.
Dia menyebutkan pada puncak perayaan Natal 25 Desember 2025 maka pengamanan tersebar di 96 gereja di seluruh kecamatan di Kabupaten Kutai Timur.
Pengamanan melibatkan 222 personel Polri, 50 personel TNI, 30 personel Satpol PP, 10 personel Dishub, dan 190 personel dari ormas dan pihak terkait lainnya.
Sedangkan untuk perayaan Tahun Baru 2026, pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi seperti Bukit Pandang dan Bukit Pelangi dengan 32 personel, lapangan helipad kantor bupati dengan 77 personel, jalan utama Sangatta dengan 142 personel, serta patroli gabungan dengan 52 personel.
“Pengamanan Tahun Baru juga akan dilakukan di 34 tempat hiburan malam yang tersebar di Kabupaten Kutai Timur,”ucap Fauzan.
Dia mengingatkan, sebelum operasi dimulai pada 23 Desember 2025, seluruh personel telah menempatkan diri pada pos yang telah ditetapkan. Pos PAM, pos pelayanan, dan pos terpadu sudah berdiri sejak 19 Desember 2025.
Dikemukakan pula, dalam operasi ini juga didukung oleh berbagai sarana dan prasarana termasuk dua unit kendaraan roda enam, 14 unit kendaraan roda empat, 14 unit kendaraan roda dua, dan satu unit perahu karet dari Basarnas.
“Kami berharap dengan kesiapan yang matang ini, masyarakat Kutai Timur dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan kondusif,” pinta Kapolres Fauzan Arianto. (qi/ute)
![]()












