DaerahEdukasiNusantaraRagam

Pemkot Siapkan Dua Lokasi Bangun Dapur Besar MBG di Samarinda 

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan dua lokasi untuk membangun dapur besar dalam mendukung program Makan Bergizi  Gratis (MBG) bagi pelajar di Samarinda.

Hal ini terungkap dalam rapat Persiapan Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dipimpin Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Gedung PKK, Jalan S. Parman pada Selasa siang, 14 Oktober 2025

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menjelaskan langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkot dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pemenuhan gizi anak sekolah.

Wawali Saefuddin Zuhri menekankan pentingnya ketersediaan listrik dan pasokan air PDAM, serta mengingatkan agar tidak menggunakan sumur bor demi menjaga keberlanjutan sumber air bersih.

“Jika hasil survei menyatakan lokasi layak, Pemkot siap mempercepat seluruh proses perizinan agar pembangunan segera dimulai,” tegas Saefuddin Zuhri.

Dia menegaskan Pemkot Samarinda siap berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat realisasi pembangunan SPPG sebagai dukungan nyata terhadap kebijakan nasional MBG.

“Kami pastikan seluruh proses berjalan lancar agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama anak-anak sekolah di Kota Tepian,” papar Saefuddin Zuhri.

Sementara itu, PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis Kaltim dari Kementerian PUPR, Eva Prasusani menjelaskan  pembangunan SPPG di Kaltim menggunakan desain modular tipe I dengan ukuran 20×20 meter dengan struktur baja ringan dan standar higienitas tinggi.

Khusus untuk Samarinda, terdapat lima titik lokasi yang diusulkan untuk pembangunan SPPG. Dari hasil asesmen lapangan, dua lokasi yakni Kecamatan Sungai Pinang dan Tanah Merah telah dinyatakan memenuhi kriteria serta mendapat persetujuan bersama Kementerian Dalam Negeri.

Eva menekankan pentingnya pemenuhan seluruh persyaratan teknis dan administrasi sebelum pembangunan dimulai, mulai dari ketersediaan air bersih, kesiapan ruang fungsional meliputi gudang, dapur, area penyajian, hingga kelengkapan dokumen PBG, SPPL, SLF, dan SLO.

Dia juga menambahkan dukungan Pemkot sangat penting, khususnya dalam penyediaan lahan dan percepatan perizinan agar pelaksanaan proyek berjalan tepat waktu.

Sedangkan Kabag Aset BPKAD Samarinda, Yusdiansyah melaporkan lahan di Sungai Pinang sudah bersertifikat, sementara lahan di Tanah Merah masih dalam proses sertifikasi.

Pemkot, kata dia, akan memastikan seluruh lahan memenuhi kriteria sesuai Surat Edaran Mendagri No. 500.12/2119/SJ.

Dukungan terhadap percepatan pembangunan juga datang dari berbagai pihak.

Ketua Satgas MBG Samarinda, Suwarso memastikan komitmen penuh agar pembangunan dapat segera terealisasi, sementara unsur Kodim 0901 dan Polresta Samarinda juga menyatakan kesiapan untuk membantu survei lapangan di dua titik tersebut.

Dari sisi digitalisasi data, Sekretaris Diskominfo Samarinda, Suparmin menambahkan pihaknya akan mengoptimalkan pemetaan digital penerima manfaat program MBG melalui aplikasi terintegrasi.

Satu unit SPPG ditargetkan mampu memproduksi hingga 3.000 porsi makanan bergizi setiap hari bagi peserta didik dari tingkat SD hingga SMA/SMK di wilayah Samarinda.

Sebagai tindak lanjut, Satgas MBG dan jajaran Pemkot akan segera melakukan peninjauan lapangan ke dua lokasi terpilih untuk memastikan kesiapan lahan serta sarana pendukung sebelum pembangunan dimulai.

Kegiatan diinisiasi oleh Satuan Tugas MBG Samarinda ini dihadiri sejumlah unsur penting. Mulai dari perwakilan Polresta Samarinda dan Kodim 0901, Plt Asisten I, Asli Nuryadin; Kabag Kesra, Syamsu Nur; Kabag Aset BPKAD, Yusdiansyah; Sekretaris Diskominfo, Suparmin; serta perwakilan dari beberapa perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Samarinda.(*/jib)

 

 

 

 

Sumber: Diskominfo Samarinda

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: