DaerahDiskominfo KaltimNusantara

PT Sinarmas Diminta Berdayakan Warga di Kawasan Perkebunan 

WAHAU, KASAKKUSUK.com – Perusahaan perkebunan PT Sinarmas Group berlokasi di Kecamatan Wahau Kabupaten Kutai Timur diminta untuk memberdayakan masyarakat dan petani di kawasan perkebunan.

Permintaan itu dilontarkan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Kaltim di sejumlah perusahaan strategis di wilayah utara Kaltim.

“Kita tahu Sinarmas sebagai perusahaan agribisnis terdepan mengelola kelapa sawit dari hulu hingga hilir,” kata Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud di Kantor Sinarmas Region Kaltim pada Sabtu, 6 September 2025.

Dalam kunjungannya, Rudy Mas’ud juga memuji Sinarmas yang melakukan budidaya pembibitan kelapa sawit.

“Mudah-mudahan bisa sharing bibit kelapa sawitnya. Paling tidak dalam bentuk CSR-nya untuk petani-petani kita,” harap Rudy Mas’ud.

Terutama, lanjut dia, para petani yang tergabung dalam kelompok atau koperasi di sekitar perusahaan perkebunan Sinarmas.

“Petani kita di sini saya dengar rata-rata punya lahan 5 hektare. Kalau per hektare dapatnya Rp4 juta, maka penghasilan mereka rata-rata Rp20 juta per bulan. Kalau begini tidak ada lagi orang miskin di sini,” ungkap Rudy.

Region Controler Sinarmas, Hendra Oldy Charli Mapasa mengatakan PT Sinarmas Group terdiri PT Kresna Duta Agroindo dan PT Tapian Nadenggan meliputi Kecamatan Kongbeng, Kecamatan Wahau dan Kecamatan Telen.

“Saat ini PT Sinarmas Region Kaltim sudah memiliki luas lahan 42.742 hektar yang terdiri kebun inti, plasma dan swadaya serta menyerap 7.343 tenaga kerja,” sebutnya.

PT Sinarmas Region Kaltim bermitra koperasi plasma sebanyak 7 koperasi dengan lahan seluas 6.888 hektar dengan 3.215 petani. Selain itu, ada juga 17 koperasi swadaya dengan luas lahan 10.822 hektar melibatkan 5.169 petani.

“Secara keseluruhan luas lahan inti 25.158 hektar dan lahan kemitraan 17.710 hektar terdiri kemitraan 10.822 hektar dan plasma 6.888 hektar,” bebernya.

Pendapatan petani plasma setiap bulannya sekitar Rp3 juta per hektar, sedangkan kemitraan swadaya mencapai Rp4 juta per hektare. (*/ogy)

 

 

 

 

 

Sumber: Adpim Setprov Kaltim

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: