SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Inspektorat Wilayah Kabupaten Kutai Timur mendapat penguatan signifikan dengan penambahan 30 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru yang bertugas sebagai auditor, setelah sebelumnya hanya memiliki 25 personel.
Plt Kepala Inspektorat Wilayah Kutai Timur, Sudirman Latif mengatakan selama ini inspektorat mengalami kekurangan personel. Kehadiran 30 CPNS baru ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Saya harus akui bahwa inspektorat ini belakangan kekurangan personilnya. Alhamdulillah tahun ini ada 30 CPNS baru yang direkrut dari berbagai daerah, sudah lulus dan sudah bertugas,” ucap Sudirman kepada wartawan belum lama ini.
Para CPNS baru ini langsung ditempatkan sebagai auditor dan termasuk dalam kategori Pejabat Penyidik Pemerintah (PDP) internal pemerintah. Mereka telah mulai bertugas sejak 1 Mei 2025.
Dengan penambahan personil ini, Sudirman berencana menempatkan Person in Charge (PIC) atau penanggungjawab di setiap OPD untuk melakukan pendampingan dan pengawasan. Setiap OPD akan diawasi langsung oleh aparat inspektorat.
“Saya pengin mengawalnya nanti setiap OPD ada PIC, ada pendampingan untuk setiap OPD. Jadi setiap OPD secara tidak langsung diawasi oleh aparat inspektorat,” ulasnya.
Sistem pengawasan ini akan mencakup berbagai bidang, termasuk penggalian sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Inspektorat akan mendampingi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam menagih distribusi pajak hotel dan pajak lainnya untuk meningkatkan PAD.
“PU ada PIC-nya, Perkim ada PIC-nya, sehingga setiap ada hal-hal yang meragukan langsung koordinasi,” beber Sudirman.
Sebelum penambahan ini, 25 auditor yang ada harus menangani ribuan paket pekerjaan dengan beban kerja yang tinggi, bahkan harus bekerja siang malam. Mereka juga menangani pengaduan masyarakat dan melakukan investigasi lapangan.
“Selama ini misalnya me-review utang hanya 25 orang dari ribuan paket. Siang malam kerja mereka. Turun ke lapangan tidak asal terima, tapi investigasi ke lapangan,” paparnya.
Meski mendapat penambahan personil, Sudirman mengakui masih menghadapi kendala ruangan yang sempit untuk menampung seluruh auditor.
Penambahan auditor ini, lanjut dia, diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan mencegah terjadinya keraguan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, serta meningkatkan efektivitas pengawasan internal pemerintah daerah. (q)
![]()












