DaerahRagam

Peringatan Nisfu Syaban Isra Mi’raj Hadirkan Pendakwah Al Habib Ahmad 

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Peringatan Malam Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mewakili Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud di Masjid Raya Baitul Muttaqien, Islamic Center Samarinda pada Senin, 2 Februari 2026.

Acara ini menghadirkan Pendakwah Al Habib Ahmad bin Novel bin Salim Jindan, pimpinan Pondok Pesantren Al Hawthah Al Jindaniyah Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dai kelahiran Jakarta pada 16 Januari 1982 ini merupakan putra dari Habib Novel bin Salim bin Jindan dan cucu dari pejuang dakwah Betawi, Habib Salim bin Ahmad bin Jindan.

Kegiatan keagamaan tersebut diikuti ribuan jamaah dari berbagai kalangan masyarakat. Hadir pula perwakilan Forkopimda Kaltim, Ketua Umum Dewan Pengurus Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Masjid Baitul Muttaqien, Irianto Lambrie beserta jajaran, Ketua MUI Kaltim, KH Muhammad Rasyid, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni menyampaikan Malam Nisfu Syaban merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, serta memohon ampunan dan kebaikan bagi diri, keluarga, daerah, dan bangsa.

“Momen ini sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus mempererat hubungan antarsesama,” ucap Sri Wahyuni.

Sementara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinilai sarat hikmah dan pelajaran bagi penguatan iman. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di balik ujian dan kesulitan selalu ada pertolongan dan kemuliaan dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang sabar dan istiqamah.

“Hikmah terbesar Isra Mi’raj adalah perintah salat. Salat disebut sebagai tiang agama, sumber kekuatan rohani, penuntun hidup, serta pengingat agar umat tidak larut dalam urusan dunia dan tetap menjaga orientasi akhirat,” tutur Sri Wahyuni.

Selain itu, kata dia, salat juga menjadi sarana pembentukan karakter disiplin, jujur, amanah, dan bertanggung jawab.

Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim diajak mempersiapkan diri secara fisik dan batin. Persiapan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat jasmani, tapi juga pembersihan hati, penguatan silaturahmi, serta peningkatan kualitas ibadah.

Peringatan Malam Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ditutup dengan tausiah disampaikan Al Habib Ahmad bin Novel bin Jindan. (adp/ogy)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: