DaerahKriminalTNI/POLRI

Gagalkan 22 Paket Sabu di Jalur Pelabuhan Samarinda, Seorang Pria Ditangkap

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com -Upaya kepolisian memberantas peredaran narkotika di jalur logistik kembali membuahkan hasil.

Unit Opsnal Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda menggagalkan peredaran 22 paket narkotika jenis sabu dan menangkap seorang pria berinisial A (31 tahun) di kawasan Jalan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda pada Sabtu malam, 10 Januari 2026.

Terduga pelaku ditangkap sekitar pukul 22.50 WITA, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di jalur truk kontainer pelabuhan.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pemantauan intensif di lokasi yang dicurigai. Petugas mencurigai gerak-gerik pelaku yang berada di sebuah warung sembako.

Saat dilakukan pemeriksaan badan dan penggeledahan, polisi menemukan 22 bungkus sabu dengan berat total 10,41 gram yang disembunyikan di kantong jaket sebelah kiri pelaku.

Selain itu, polisi juga turut mengamankan barang bukti lain berupa uang tunai Rp100 ribu yang diduga sisa hasil transaksi, satu unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan pelaku.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui sabu tersebut merupakan pesanan seseorang dan dirinya telah beberapa kali melakukan transaksi serupa. Polisi kini masih mendalami keterangan pelaku untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda AKP Yusuf mengatakan pihaknya berkomitmen menutup celah peredaran narkotika di kawasan pelabuhan yang menjadi jalur vital distribusi logistik dan perekonomian.

“Ini merupakan respons cepat kami atas laporan masyarakat. Kami tidak akan mentolerir penyalahgunaan jalur logistik untuk peredaran narkotika. Penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” ungkap AKP Yusuf.

Kini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda untuk proses hukum lebih lanjut. (sam/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: