SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Seorang warga pendatang asal Banyuwangi, Jawa Timur bernama Dian Kasmir kini terbaring lemah di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Pria berusia 62 tahun ini diduga menderita penyakit kanker tanpa didampingi keluarga.
Kepala Desa Tubaan, Syaiful Akhyar menjelaskan Dian Kasmir merupakan warga pendatang di Desa Tubaan Kecamatan Tabalar Kabupaten Berau. Dia datang bertamu di rumah warganya dalam kondisi sakit.
Lantaran yang bersangkutan tak memiliki KTP untuk mengurus BPJS Kesehatan guna keperluan berobat sempat membuat pihak desa kerepotan. Akhirnya, pihak desa berinisiatif membuatkan KTP atas nama Dian Kasmir dengan alamat Desa Tubaan.
“Kami dapat laporan ada warga yang menumpang dalam kondisi sakit dan tidak memiliki KTP, apalagi BPJS. Akhirnya koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Berau untuk membantu pengobatan warga pendatang tersebut,” jelas Syaiful Akhyar kepada wartawan pada Senin, 15 September 2025.
Dia mengungkapkan kondisi pasien cukup parah karena menderita kanker sehingga harus dirujuk ke rumah sakit.
“Kami keterbatasan tenaga dan akhirnya koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Berau, sehingga warga tersebut berhasil diberikan perawatan,” jelasnya.
Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Berau, Rusli saat dikonfirmasi membenarkan pihak Dinas Sosial Berau membantu penanganan Dian Kasmir.
“Kami sudah bawa ke RSUD Abdul Rivai Berau, dan dirujuk ke RSUD AWS Samarinda,” tuturnya.
Rusli bilang, saat asesmen Dian Kasmir mengaku masih memiliki keluarga di Pesanggaran Banyuwangi bernama Sudarni. Ada juga keluarganya tinggal di Bengalon, Kabupaten Kutai Timur bernama Suyanti. Namun Dian Kasmir tidak memiliki nomor telepon sehingga susah untuk menghubungi keluarganya.
“Kami belum dapat alamat jelas dan nomor kontaknya. Hanya itu yang kami dapat dari yang bersangkutan tanpa alamat yang jelas. Beliau tidak ingin pulang ke daerah asalnya karena tidak mau merepotkan saudaranya. Sebab mereka juga dalam keadaan tidak mampu katanya waktu itu,” beber Rusli.
Dian Kasmir saat ini dalam perawatan di RSUD AWS Samarinda tanpa pendampingan keluarga.
Sebelum di rawat di RSUD AWS, Dian Kasmir sempat ditampung di Rumah Singgah Kanker Etam di Jalan Delima Tengah, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda pada Rabu, 10 September 2025. Sehingga dia baru mendapatkan ruang perawatan pada Kamis, 11 September 2025. Hingga kini, dia masih menjalani perawatan intensif di ruang Asoka RSUD AWS Samarinda.
Secara terpisah, Penanggung Jawab Rumah Singgah Kanker Etam, Mala mengatakan klien atas nama Dian Kasmir sejak Kamis, 11 September 2025 sudah dirawat di RSUD AWS. “Kami dari Rumah Singgah Kanker Etam sudah menyerahkan ke Dinas Sosial Kaltim dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk membantu kelanjutan pendampingan,” ucap Mala. (mn/ute)
![]()












