Nusantara

24 Proyek IKN Rp18,47 Triliun Dilelang, Mulai DPR hingga MK

JAKARTA, KASAKKUSUK.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melelang sebanyak 24 proyek pembangunan, pengawasan dan manajemen senilai Rp18,47 triliun sebagai bagian dari pembangunan Nusantara Tahap II. Proyek yang dilelang mayoritas merupakan bagian dari infrastruktur kawasan legislatif dan yudikatif.

Dikutip dari Sistem Informasi Pengadaan Nasional INAPROC pada Rabu, 13 Agustus 2025, informasi lelang proyek tersebut mulai diunggah sejak 31 Juli 2025.

Waktu dibukanya lelang beragam. Sebab pembukaannya mulai Agustus ini. Sedangkan pengumuman lelang dan penandatanganan kontrak dijadwalkan pada akhir Oktober 2025.

Dari 24 proyek pembangunan dan pengawasan tersebut, proyek dengan nilai lelang paling tinggi ialah konstruksi gedung dan kawasan DPR II senilai Rp 2,2 triliun.

Sedangkan nilai terendahnya untuk supervisi pembangunan embung KIPP 1C senilai Rp14,5 miliar.

Dalam periode lelang kali ini, terdapat 13 proyek pembangunan senilai Rp18,13 triliun. Sementara sisanya Rp340 miliar merupakan proyek pengawasan dan manajemen.

Ketigabelas proyek tersebut terdiri atas tujuh pembangunan gedung senilai Rp13,1 triliun, tiga paket jalan kawasan kompleks senilai Rp4,08 triliun, dua pembangunan embung senilai Rp 595 miliar, dan satu proyek pembangunan kolam retensi Rp 355 miliar.

Secara keseluruhan, proyek pembangunan hingga manajemen yang dilelangkan di kawasan yudikatif nilainya mencapai Rp5,3 triliun.

Sedangkan total anggaran kawasan legislatif yang dilelang bulan ini mencapai sekitar Rp10,94 triliun. Ada tiga paket pekerjaan pembangunan di kawasan yudikatif senilai Rp5,2 triliun.

Paket tersebut terdiri dari pembangunan gedung Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, Mahkamah Konstitusi, masjid IKN, dan Plaza Keadilan senilai Rp3,3 triliun. Lalu ada juga satu pembangunan jalan senilai Rp1,9 triliun.

Sedangkan untuk kawasan legislatif, setidaknya ada enam paket pekerjaan pembangunan senilai Rp10,78 triliun.

Paket tersebut terdiri dari pembangunan lima gedung yakni DPR I, DPR II, DPD, sidang paripurna, dan MPR senilai Rp 9,8 triliun. Tak cuma itu, ada pula pembangunan jalan kawasan kompleks senilai Rp982,1 miliar. (*)

 

 

 

Sumber: detik.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: