SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Komandan Kodim 0909/Kutai Timur, Letkol Infanteri Ginanjar Wahyutomo mengungkapkan rencana pembangunan dapur untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Dapur MBG dibangun bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi siswa PAUD, SD, SMP dan SMA baik negeri, maupun madrasah dan swasta.
Selain itu, program MBG juga menyasar bagi ibu hamil, dan lansia di wilayah Kutai Timur.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari inisiatif Badan Gizi Nasional (BGN) yang diharapkan dapat mencakup 57 titik dapur di seluruh wilayah Kutai Timur.
Letkol Ginanjar bilang dua titik pertama diperkirakan akan mulai beroperasi pada bulan Mei 2025.
“Kita rencana ada beberapa titik yang sudah didaftarkan di website Badan Gizi Nasional. Salah satunya di Jalan APT Pranoto. Kita berdoa semoga bulan depan sudah bisa mulai operasional,” ujar Letkol Ginanjar usai menghadiri halal bi halal Kodim dengan wartawan di sebuah rumah makan Sangatta pada Jumat 11 April 2025.
Lebih lanjut, Letkol Ginanjar menambahkan setiap dapur diharapkan dapat menyediakan sekitar 3 ribu hingga 3.500 orang meliputi siswa sekolah, ibu hamil, dan lansia. “Harapannya nanti setelah ini, makan gratis ini bisa mencakup seluruh Kutai Timur dengan 57 dapur MBG,” katanya.
Program ini juga, lanjut dia, akan memberdayakan masyarakat lokal dalam proses operasionalnya.
“Di setiap dapur nanti akan melibatkan tenaga kerja lokal seperti pengantar makanan dan pembagian piring (ompreng),” jelasnya.
Dia berharap proses ini berjalan lancar dan dapat segera memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kutai Timur.
“Kami mendorong agar program ini bisa segera dilaksanakan, terutama di wilayah Kutai Timur,” paparnya.
MBG merupakan program makan siang gratis Indonesia yang dicetuskan pada masa pemerintahan Prabowo Subianto.
Program ini dirancang dengan tujuan untuk membangun sumberdaya unggul, menurunkan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Program ini juga merupakan rancangan pemerintah Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan menargetkan terciptanya generasi emas dari bonus demografi, yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Program MBG mulai digulirkan sejak 6 Januari 2025 di 26 provinsi Indonesia dengan menargetkan siswa-siswi PAUD hingga SMA serta ibu hamil dan menyusui. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada 82,9 juta penerima. (ogy)
![]()












