KUTAI BARAT – Polres Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Polda Kalimantan Timur, sebagai bentuk kepedulian terhadap stunting mengadakan program peduli dan berbagi kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Kutai Barat, Jum’at (03/02/2023)
Nampak hadir dalam kegiatan program Peduli Stunting itu diantaranya yakni, Kapolres Kubar AKBP Heri Rusnyaman, Wakil Bupati Kubar H Edy Arkhan, Wakapolres Kubar Kompol I Gde Dharma Suyasa., Kepala Dinkes Dr. Ritawati Sinaga, Pasi Log Kodim 0912/Kubar Letda Arm. Setiono, Ketua Cabang Bhayangkari Polres Kubar Ny. Intan Heri Rusyaman, Wakil Ketua Cabang Bhayangkari Polres Kutai Barat Ny. Arin Dharma, Kabid PPA dan Ika DP2KBP3A Kubar, Rusdiani, Kabid P2 DP2KBP3A Kubar, Ura Muya, Para Kasat dan Perwira Polres Kubar dan masyarakat.
Dalam sambutan Kapolres Kubar AKBP Heri Rusyaman, mengatakan, kegiatan Jum’at Curhat adalah kegiatan yang dilaksanakan sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga antara Polri dan masyarakat maupun stakeholder tidak ada jarak. Melalui program ini juga menurutnya Polri turut menyukseskan salah satu perintah presiden dalam pengendalian anak stunting dengan harapan di tahun 2024 jumlah anak stunting bisa turun khususnya di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai sarana pemberian edukasi dalam menangani anak stunting sehingga kedepan bisa terhindar dari stunting dan bisa menekan peningkatan jumlah anak stunting di Kutai Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut, menurut Kapolres, stunting pada anak memang harus menjadi perhatian dan diwaspadai. Kondisi tersebut dapat menandakan bahwa nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik. Jika dibiarkan tanpa penanganan, stunting bisa menimbulkan dampak jangka panjang kepada anak sehingga menimbulkan hambatan pertumbuhan fisik.
Memahami hal tersebut, imbuhnya, Polres Kutai Barat dan Bhayangkari Cabang Kutai Barat juga membagikan sebanyak 35 bantuan asupan tambahan kepada masyarakat dan program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan serta lokasinya random.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Kubar H. Edyanto Arkan memberikan apresiasi kepada Polres Kutai Barat yang sudah menyelenggarakan kegiatan Jum’at Curhat dengan tujuan salah satunya untuk menurunkan jumlah anak stunting di wilayah Kubar.
Menurutnya, kegiatan edukasi terkait anak stunting perlu dan terus dilaksanakan secara masif melalui OPD dan instansi terkait sehingga bisa menekan peningkatan jumlah anak stunting di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
“Dengan program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan dan nutrisi gizi yang cukup bagi tumbuh kembang anak,” terangnya.
Untuk diketahui, dalam kegiatan Jumat curhat tersebut juga diselingi dengan edukasi kepada para ibu-ibu agar memperhatikan betul kebutuhan gizi anak-anaknya, sehingga kedepannya dalam memberikan asupan anak dapat mempertimbangkan berbagai pemenuhan gizi, vitamin dan mineral yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak.(Taufiq/Q).
![]()












