KUTAI TIMUR – Agenda rapat koordinasi (Rakor) dengan mengundang 52 Cabang olahraga (Cabor) anggota KONI Kutim yang menjadi bagian dalam pelaksanaan Porprov VII Berau tertunda dilaksanakan.
Rakor yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 21 Agustus 2022 dan membahas tentang persiapan dan penetapan kepesertaan, juga akan membahas beberapa poin penting lainnya berkaitan dengan kegiatan Porprov VII Berau yang rencananya digelar di Gedung Serba Guna, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi tersebut harus dijadwalkan ulang karena berbenturan dengan kedatangan tim dari KONI Kaltim untuk melakukan verifikasi vaktual.
Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Umum KONI Kutim, Heriansyah Masdar, dalam konfirmasinya mengenai informasi adanya pembatalan kegiatan rakor yang direncanakan berlangsung pada hari Minggu besok tersebut, Sabtu (20/08/2022).
“Semalam saya di panggil tim verfikasi faktual KONI Kaltim untuk dimintai keterangan terkait beberapa hal. Mereka juga menyampaikan akan mengundang Pengurus KONI Kutim untuk hadir dan menanggapi hal-hal yang telah mereka terima baik secara dokumen maupun hasil verfak yang mereka lakukan. Oleh karena itu, rakor kita tunda dulu setelah kita memenuhi undangan yang dimaksud,” jelasnya.
Dikonfirmasi lebih lanjut, terkait verifikasi faktual yang dilaksanakan oleh KONI Kaltim, Heriansyah hanya menegaskan bahwa hal tersebut berkaitan dengan adanya mosi yang digalang oleh oknum tertentu yang telah sampai ke KONI Kaltim.
Meski tidak secara spesifik, Heriansyah menyampaikan bahwa apapun hasil dari verifikasi ataupun keputusan pasca diundang ke Sekretariat KONI Kaltim. Dirinya hanya berusaha semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya saat ini sebagai Ketua Umum KONI Kutim.
“Terkait mosinya mengenai apa, nanti setelah memenuhi undangan dari KONI Kaltim kami informasikan. Saat ini cukup internal saja yang tahu. Intinya, dalam situasi saat ini tugas dan kewajiban telah dilakukan, mengenai suka tidak suka ataupun hal lainnya itu bukan hal yang bisa dikomentari. Membawa organisasi untuk berkembang sesuai aturan bukan hal yang mudah, karena pasti ada perubahan besar-besaran jika itu dilakukan dengan benar,” paparnya.
![]()












