BANYUWANGI – Dusun Gunung Raung, Desa Kajarharjo, Kalibaru Kulon, Banyuwangi menjadi kawasan yang cukup spesial bagi Pemkab Bamyuwangi. Pasalnya, dusun paling akhir di lereng Gunung Raung ini dipilih menjadi tempat peluncuran program Bulan Imunisasi Anak Nasional atau Bian 2022 belum lama ini.
Secara statistik tidak banyak penduduknya. Namun ini bentuk komitmen jika setiap warga berhak untuk menerima pelayanan kesehatan, termasuk warga di lereng gunung seperti ini.
Desa Kajarharojo terletak sekitar 15 kilometer dari kantor Kecamatan Kalibaru. Menuju desa ini harus melewati jalan menanjak dengan kontur jalan berbatu (makadam) sekitar 10 kilometer dari jalan utama. Desa ini berada di kawasan hutan dan perkebunan di bawah naungan Perhutani dan PTPN XII. Lokasinya berkisar 3 jam dari pusat kota Banyuwangi.
Kehadiran Bupati Banyuwangi Ipuk di lereng Gunung Raung disambut antusias warga. Mereka berebut berfoto dan bersalaman dengan bupati berkacamata tersebut.
”Sehat-sehat semuanya,” Ipuk menyapa dan menyalami warga.
Mayoritas masyarakat di kawasan ini adalah petani dan pekerja perkebunan. Untuk layanan kesehatan di tempat ini terdapat terdapat empat Pos Tenaga Kesehatan Hadir (Nadir) Puskesmas Kalibaru Kulon. Yakni Pos Gunung Raung, Gunung Raung Atas, Petak 70, dan Raung Irigasi. Masing-masing Pos Tenaga Kesehatan Hadir tersebut diisi oleh dua tenaga kesehatan yang terdiri atas bidan dan perawat.
Di tempat ini untuk balita yang mendapat imunisasi sekitar 80 anak.
“Saya sangat senang antusias warga sangat tinggi untuk mengantar anaknya imunisasi. Kita pacu lagi imunisasi anak setelah kemarin sempat terkendala pandemi Covid-19. Semua anak harus mendapat imunisasi lengkap,” kata Ipuk.
Sementara itu, kata Nenik Yudiaweni perawat di Pos Kesehatan Gunung Raung mengatakan, jikaa di kawasan tersebut ada 750 warga yang memanfaatkan fasilitas kesehatan.
Nenik sendiri telah mengabdikan dirinya selama tiga tahun di sana. Dia memilih untuk pindah dan menetap di desa tersebut bersama suaminya.
“Saya sudah tiga tahun tinggal di sini bersama suami. Kami disediakan penginapan,” kata Nenik.
Untuk pelayanan kesehatan tidak terlalu berat. Rata-rata flu dan penyakit ringan lainnya. “Untuk penyakit berat atau ibu hamil berisiko tinggi, kami rujuk ke Puskesmas Kalibaru Kulon,” pungkasnya. (Az)
![]()












