KUTAI TIMUR – Akibat peristiwa bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di sejumlah Kecamatan Kabupaten Kutai Timur adalah terjadinya kerusakan rumah warga. Mulai dari ringan, sedang dan berat.
Sehingga, kondisi mereka sangat memperihatinkan dan perlu segera mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kutai Timur, Akhmad Lip Makruf menyampaikan, sampai saat ini tim Kabupaten Kutai Timur yang terdiri dari beberapa OPD seperti BPBD, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Bappeda, BPKAD dan lain sebagainya belum merumuskan bantuan apa yang akan diberikan kepada mereka yang terdampak bencana banjir. Khususnya, bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan.
“Sampai saat ini tim di Kabupaten Kutai Timur belum memutuskan soal bantuan apa yang akan diberikan kepada mereka yang terdampak banjir. Utamanya yang rumahnya mengalami kerusakan,” ucapnya.
Menurut Akhmad Lip Makruf, sebelumnya ia sudah melakukan peninjauan langsung di lokasi kejadian banjir untuk mendata seberapa banyak rumah warga yang mengalami kerusakan. Ia menyebut, kurang lebih jumlah rumah warga yang rusak diperlukan sebanyak ratusan unit dan data ini juga sudah dilaporkan ke tim Kabupaten Kutai Timur untuk bisa mendapat tindak lanjut.
“Sebelumnya kita sudah dimintai tolong untuk mendata seberapa banyak rumah warga yang mengalami kerusakan dan data itu juga sudah kami laporkan ke tik Kabupaten,” tutur dia.
Lebih lanjut ia menambahkan, jika nanti rumusan jenis bantuan yang akan diberikan kepada warga yang rumahnya rusak akibat banjir, maka pihaknya akan segera menindaklanjutinya dilapangan sesuai dengan arahan dan intruksi dari Pemkab. (Adv-Kominfo/N)
![]()












