KUTAI TIMUR – Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPDes) intens melaksanakan rapat koordinasi (rakor) guna memantapkan persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak. Sesuai jadwal Pilkades di 77 desa di Kutim ini bakal digelar 5 Desember 2022.
“Rencana kami akan menggelar rakor persiapan pada 30 November 2022. Agar pesta demokrasi tingkat desa tersebut bisa lancar dan sukses dilaksanakan,” kata Yuri sapaan akrab Yuriansyah saat ditemui usai menghadiri sebuah acara di Hotel Royal Victoria, Senin (21/11/2022).
Melalui rakor persiapan pilkades serentak tahun 2022 ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan, serta mempermudah pelaksanaan tahapan pilkades serentak. Semua pihak dapat betul-betul mencermati semua aturan, sehingga tidak menimbulkan permasalahan.
“Saya meminta panitia selalu komunikasi secara intensif dengan lembaga-lembaga desa serta berbagai komponen masyarakat lainnya untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan pilkades,” ujarnya.
Saat ini menurut Yuri, tahapan Pilkades sudah memasuki tahap penetapan calon pemilih kades. Panitia kabupaten, siang ini akan melakukan rapat guna membahas jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kecamatan dan desa. Diharapkan data DPT sudah bisa diperoleh usai rapat siang ini. Kepada media, Yuri juga menjelaskan bahwa besaran anggaran Pilkades tian desa bervariasi. Tergantung dengan besar kecilnya jumlah DPT di masing-masing desa.
“Mekanisme penyalurannya melalui usulan desa ke Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD),” sebut mantan Camat Muara Wahau dan Batu Ampar tersebut.
Dengan kata lain, anggaran pilkades ini ada di BPKAD bukan di DPMPdes. Prosedur penyalurannya berdasarkan usulan dari tiap desa dengan besaran bervariasi. Setelah disetujui BPKAD maka langsung disalurkan ke rekening masing-masing desa.
Hingga saat ini semua tahapan pilkades sudah dilalui dengan lancar tanpa ada kendala yang signifikan. Yuri berharap hingga hari pelaksanaannya berjalan dengan aman dan lancar serta demokratis.
Selain itu, dia berpesan agar seluruh yang terlibat sebagai pelaksana pilkades, untuk bersikap profesional, jujur, adil dan tidak menunjukan sikap keberpihakan kepada salah satu calon. Selanjutnya selalu bermusyawarah dan mengesampingkan ego pribadi atau kelompok.
Agar Pilkades nanti berjalan sukses, para calon kades diminta dapat menjaga situasi yang kondusif, sampai pada akhir proses pilkades. Sesuai dengan deklarasi damai yang sudah diucapkan beberapa waktu lalu. Tentunya pula diperlukan partisipasi seluruh warga desa untuk datang berbondong-bondong ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. (Adv-Kominfo/Fj)
![]()












