AdvertorialDiskominfo Kaltim

300 Pelajar SMP di Kutim Diberi Pemahaman Keselamatan Berlalu Lintas

KUTAI TIMUR – Rambu-rambu dan keselamatan berlalu lintas penting untuk dikenalkan sejak usia dini. Hal itu dilakukan demi menjaga keselamatan dan tertib berlalu lintas di jalan raya, khususnya bagi kalangan pelajar.

Sehubungan hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan Polres Kutim menggelar kegiatan pengenalan rambu lalu lintas bagi pelajar sekolah menengah pertama (SMP) se-Kecamatan Sangatta Utara tahun 2022, di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi. Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Setkab Kutim Tejo Yuwono mewakili Bupati Kutim, belum lama ini.

Saat itu, Tejo Yuwono menjelaskan bahwa pendidikan anak tidak hanya dikuatkan pada pendidikan formal saja, namun juga pendidikan non formal. Salah satunya adalah tentang skill (keahlian) berinteraksi dengan orang lain maupun dengan lingkungannya. Anak-anak yang mampu berinteraksi dengan lingkungan yang ada maka dia mengerti tentang lingkungannya.

“Seperti saat ini kita lakukan pengenalan rambu lalu lintas,” ucapnya dihadapan Plt Kadisdik Kutim Irma Yuwinda, perwakilan Polres Kutim Ipda Nunuk Handayati dan para pelajar SMP se-Sangatta Utara.

Lebih lanjut, ia menambahkan dengan mengenal rambu lalu lintas, nantinya anak-anak bisa memahami bagaimana menjaga keselamatan diri dalam berkendara. Kalau anak-anak bisa menyelamatkan diri saat berkendara, berarti anak-anak nanti bisa menyelamatkan orang lain. Jika anak-anak teratur berkendara otomatis yang lain juga akan teratur. Sementara itu, Plt Kadisdik Kutim Irma Yuwinda menjelaskan bahwa Sangatta Utara diprioritaskan untuk pengenalan rambu lalu lintas, dikarenakan Sangatta Utara merupakan ibu kota kabupaten, kepadatan lalu lintasnya lebih dibandingkan kecamatan lainnya. Artinya memiliki potensi terjadinya pelanggaran dan kecelakaan yang lebih besar.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Kutim Ipda Nunuk Handayati senada dengan pernyataan Plt Kadisdik Kutim. Kasus kecelakaan yang ada di jalan raya biasanya didominasi oleh usia pelajar. Ia berharap melalui kegiatan pengenalan rambu dan keselamatan berlalu lintas, mampu memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya menaati aturan berlalu lintas.

“Kami berharap siswa-siswi bisa membantu kepolisian untuk menjadi duta keselamatan dan memberikan penyampaian kepada keluarga dan anggota masyarakat agar bisa tertib berlalu lintas,” harapnya dihadapan 300 siswa SMP yang hadir. (Adv-Kominfo/Fj)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: