KUTAI TIMUR – Sebagai wakil rakyat, seluruh anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), banyak menerima aspirasi dari warga di 18 kecamatan. Hampir semua meminta agar dapat membangun daerah-daerah tertinggal di kecamatan pedalaman.
Seperti diketahui infrastruktur dasar di sebagian besar desa di Kutim, membutuhkan perhatian. Bahkan banyak daerah yang belum tersentuh pembangunan yang memadai. Untuk itu maka diperlukan pembangunan merata di setiap desa.
Seperti yang dilontarkan oleh Ketua DPRD Kutim, Joni, mendapat banyak masukan atau keluhan dari masyarakat. Terutama perihal infrastruktur yang tidak memadai.
Banyaknya keluhan yang meminta adanya peningkatan infrastruktur itu merata hampir di semua kecamatan se Kutim. Ia kerap kali diminta oleh warga untuk meningkatkan badan jalan. Mengingat hal ini sangat membantu warga dalam meningkatkan perekonomian.
Tidak dipungkiri, jika akses jalan bisa meningkat, maka semua bidang akan terdampak, terutama sektor pertanian juga perkebunan masyarakat. Bukan hanya itu, dampak luas juga sangat menyentuh bidang pendidikan, kesehatan, serta lainnya. Untuk itu dirinya mengaku akan memperjuangkan usulan-usulan itu.
“Saya dapat banyak sekali masukan dari masyarakat terkait masalah infrastruktur, terutama oleh kelompok tani,” jelasnya.
Dirinya mengatakan apa yang sudah diutarakan oleh sejumlah masyarakat ini, tentunya akan menjadi catatannya dan nantinya dapat dijadikan pokok pikiran dan disampaikan kepada pemerintah daerah.
“Semua masukan yang saya terima, ini akan ditampung dan diupayakan supaya bisa terealisasi,” tandasnya. (Adv-DPRD/YM)
![]()












