KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan, Faizal Rachman, tengah berupaya untuk mewujudkan desa-desa menjadi terang.
Pasalnya, listrik yang merupakan kebutuhan dasar itu masih belum bisa dinikmati semua warga. Dirinya melakukan berbagai upaya agar masyarakat di desa pedalaman bisa menikmati hal yang sama seperti masyarakat yang menetap di kawasan perkotaan.
Dirinya membangun sinergitas dengan melakukan koordinasi pada anggota DPR RI Komisi VII yang membidangi permasalahan serupa. Menurutnya, hal itu salah satu langkah yang sangat konkret. Terbukti pada APBN 2023, empat desa di kabupaten ini terakomodir menjadi program prioritas untuk tersetrum listrik.
“Alhamdulillah, 2023 ada empat desa yang masuk program pusat,” ujarnya.
Rapat kerja itu dilaksanakan di Gedung DPR RI oleh Ribka Tjiptaning yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia mengadukan hal itu pada Menteri ESDM, mengingat desa-desa di Kutim masih memerlukan sentuhan listrik yang banyak, sehingga perlu dicover oleh dana pusat.
“Kondisi desa di Kutim yang teraliri listrik baru 68 persen, artinya masih sangat banyak yang belum menikmati,” jelas Faizal. (Adv-DPRD/YM)
![]()












