DaerahEdukasiNusantara

Kutai Timur Siapkan 30 Sekolah Jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google

SANGATTA, KASAKKUSUK.com -Kabupaten Kutai Timur kini menyiapkan 30 sekolah menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) hingga akhir tahun nanti.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan layanan Google, untuk pembelajaran inovatif melalui teknologi Google for Education. 

Kepala Dinas Pendidikan Kutai Timur, Mulyono mengatakan program bimbingan teknis Google telah dimulai sejak awal tahun. Sekolah yang terpilih sebagai KSRG mayoritas berada di dua kecamatan yakni Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

“Pada akhir tahun ini, Kutai Timur sudah ada lebih 30 sekolah yang menjadi KSRG,” ucap Mulyono kepada wartawan pada Kamis, 25 September 2025.

Dia bilang, digitalisasi pendidikan dengan memasang internet di sejumlah sekolah tentu sangat membantu proses pembelajaran.

Menurutnya manfaat internet sekolah tak hanya dirasakan siswa, tapi juga guru dalam menjalankan kegiatannya mulai e-kinerja, presensi elektronik, dan pelaporan.

Dia mengaku yakin pembelajaran digital dapat dilaksanakan menyeluruh pada tahun depan, dengan dukungan sarana dan prasarana pendidikan yang terus dilengkapi disertai peningkatan sumberdaya guru.

“Guru sangat terbantu dengan adanya internet terutama untuk masalah e-kinerjanya, absensi e-kinerja, kemudian pembuatan laporan termasuk untuk ujian,” paparnya.

KSRG merupakan program undangan khusus ditujukan bagi sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif dengan menggunakan Google for Education.

Dikutip dari laman Google for Education KSRG disebutkan sekolah harus menggunakan minimum 60 Chromebooks di dua kelas percontohan; 100 persen pengajar di sekolah telah mendapatkan pelatihan resmi dari Google Certified Trainer.

Kemudian, 30 persen dari total pengajar di sekolah menggunakan Google Workspace for Education; 100 persen aktivasi Akun Pembelajaran (belajar.id) untuk pengajar dan siswa; 30 persen dari total pengajar memiliki sertifikasi L1 Google Certified Educators; menjelaskan manfaat Google for Education ke satu sekolah lain dalam waktu 12 bulan; serta berkomitmen menjadi Sekolah Rujukan Google.

Adapun proses mesti dilalui yakni sekolah terpilih akan diundang mengikuti program. Kemudian, sekolah mengisi formulir aplikasi disediakan oleh Google for Education atau melalui Education Specialist (ES).

Setelah itu, aplikasi akan ditinjau oleh tim Google for Education. Apabila disetujui, maka sekolah akan mendapatkan branding resmi sebagai KSRG (qi/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: