Diskominfo Kutai Timur

BPBD Gandeng Instansi Terkait Sosialisasi Pencegahan Bencana

SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur terus memperkuat upaya mitigasi bencana dengan menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi terkait.

Melalui kerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan instansi lainnya, BPBD Kutai Timur aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya penggunaan sungai yang tidak aman dan pentingnya pencegahan bencana.

Kepala BPBD Kutai Timur, Idris Syam menjelaskan kegiatan pencegahan bencana ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bahaya di sekitar sungai. Misalnya, serangan buaya dan risiko kecelakaan akibat kelalaian dalam menggunakan sumberdaya alam.

“Kami bekerja sama BKSDA dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai dan tidak sembarangan menggunakan sungai sebagai tempat untuk berenang atau beraktivitas lain yang berisiko,” ungkap Idris.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat terkait pengawasan lalu lintas sungai, meliputi peraturan dan pengelolaan sumberdaya alam di wilayah itu.

“Lalu lintas sungai perlu diawasi ketat, terutama di daerah yang rawan terjadi kecelakaan atau serangan buaya. Selain itu, kami juga bekerja sama untuk menetapkan kebijakan pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan,” tambah Idris.

Kerja sama antara BPBD Kutai Timur, BKSDA, Dishub, dan instansi lainnya, kata dia, diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan bencana yang berbasis pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperkenalkan kebijakan dan peraturan yang dapat mengurangi potensi risiko kecelakaan di sekitar sungai dan kawasan rawan bencana.

Idris juga menjelaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai dan lingkungan sekitar. BPBD Kutai Timur terus mengedukasi masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menggunakan sumberdaya alam dan menghindari perilaku yang dapat menimbulkan bencana.

“Pencegahan lebih baik daripada penanggulangan. Karena itu, kolaborasi yang baik antar instansi dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi bencana di Kutai Timur,” ucap Idris.

Dengan kolaborasi semakin solid antara BPBD, BKSDA, Dishub, serta masyarakat, pihaknya berharap Kutai Timur dapat lebih siap menghadapi ancaman bencana dan menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. (adv-diskominfo)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: