SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kutai Timur terus berbenah dalam meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat. Salah satu program prioritas Dinas Perkim Kutai Timur tahun ini yakni penataan kawasan kumuh di enam titik wilayah Sangatta Utara.
Kepala Dinas Perkim Kutai Timur, Ahmad Iip Makruf mengemukakan program ini mencakup pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan lingkungan, drainase, dan renovasi rumah warga yang memerlukan perbaikan.
Dia bilang, upaya ini didorong oleh komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk memberikan hunian yang layak dan mendukung kenyamanan masyarakat.
“Kami fokus di enam titik kawasan kumuh di Sangatta Utara. Selain membangun jalan dan drainase, kami juga membantu renovasi rumah yang rusak,” beber Iip Makruf kepada wartawan.
Disebutkan pula, penataan kawasan kumuh ini tidak hanya dilakukan di Sangatta Utara. Beberapa wilayah lain seperti Sangatta Selatan, Wahau, Kombeng, Bengalon, dan Sangkulirang, juga menjadi perhatiannya.
Namun, pengalokasian program dilakukan secara bertahap. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menetapkan pembangunan rumah layak huni (RLH) sebanyak 80 unit. Sementara untuk tahun depan, lanjut dia, jumlahnya diperkirakan tetap atau bahkan bertambah.
“Setiap tahun, program RLH terus diajukan oleh warga melalui RT dan desa. Nantinya, kecamatan akan menentukan prioritas mana yang benar-benar layak mendapat bantuan,” bebernya.
Dikemukakan pula, program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan taraf hidup.
Di sisi infrastruktur, pembangunan jalan lingkungan telah mencatat capaian signifikan.
Berdasarkan data terakhir, total panjang jalan yang dibangun mencapai 1.680 kilometer, mencakup 6.500 ruas jalan di berbagai wilayah Kutai Timur.
Meski demikian, kebutuhan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase masih menjadi tantangan besar, terutama dengan adanya pertumbuhan kawasan pemukiman baru.
“Kami berupaya memenuhi kebutuhan infrastruktur, meski pertumbuhan pemukiman menjadi tantangan tersendiri. Hal ini memerlukan perencanaan yang matang agar pembangunan tetap berkelanjutan,” paparnya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami mendukung pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah,” ungkap Iip Makruf. (ti/adv-diskominfo)
![]()












