Ragam

Gelar Lomba Berhenti Merokok, KPC Tes Urine 101 Karyawan 

SANGATTA, KASAK-KUSUK.COM – PT. Kaltim Prima Coal (KPC) menggelar lomba berhenti merokok diikuti 101 karyawan berlangsung di Hotel Royal Victoria Sangatta, sekitar Pukul 13.30 WITA, pada Rabu, 12 Juni 2024.

Kegiatan ini dihelat sebagai komitmen KPC dalam meningkatkan kesehatan karyawannya. Lomba ini dengan cara tes urine setiap karyawan untuk mengetahui kandungan nikotin rokok. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Lomba, Diah Fita Sari di sela kegiatan tersebut.

Disebutkan, berbagai bukti ilmiah menyatakan merokok merupakan faktor berisiko menyebabkan berbagai penyakit. Mulai penyakit jantung koroner, hipertensi, strok, impotensi, gangguan pernapasan, kanker, gangguan kehamilan dan janin hingga kematian.

“Kegiatan ini sudah berlangsung kali kedua. Pertama, pada 2019 dan itu sukses. Kemudian tahun ini kita gelar lagi. Hal ini dimaksudkan agar karyawan mengetahui pola mengukur kadar nikotin dalam urinnya,” ucap Diah juga selaku Manager Program Wellness perusahaan tambang batu bara tersebut.

“Tes urin dilakukan sekali dalam enam bulan. Kita mau lihat hasil tes urin positif atau negatif. Kalau hasilnya positif tidak mendapat hadiah. Kalau negatif terpilih jadi juara dan mendapat hadiah berupa alat gym atau sepeda,” imbuhnya.

Pihaknya berharap jumlah perokok di KPC yang kini mencapai 30% bisa ditekan seminimal mungkin. Sebab kegiatan ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka perokok di Indonesia, khususnya karyawan pertambangan.

“Kita betul-betul ingin menghindari kanker strok dan penyakit berisiko lainnya. Sehingga para karyawan tetap terjaga kesehatannya. Sebenarnya di KPC sudah disiapkan ada aturan tentang kawasan tanpa rokok (KTR) dan itu di support perusahaan,” ujarnya.

Kegiatan ini ke depan, lanjut dia, diupayakan melibatkan masyarakat luas, termasuk lembaga pemerintah dan swasta.

“Kita menggunakan model kompetisi, sehingga masyarakat tertarik. Sehingga masyarakat dapat berhenti merokok. Tapi fokus saat ini adalah karyawan kami dulu,” papar Diah.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Hanung Prasetya mengungkapkan kandungan setiap batang rokok tak kurang 4 ribuan zat kimia.
Karena itu, rokok jadi pemicu melemahnya biologis lantaran kerja nikotin seperti sistem saraf pusat atau kecanduan nikotin.

Selain itu juga dapat mengakibatkan tersumbatnya pernapasan dan batuk-batuk.
“Tentu dengan melihat kejadian tersebut bagaimana untuk berhenti? Saya sarankan agar setiap timbul keinginan merokok dialihkan dengan cara ngemil, minum air putih yang cukup. Cara ini baik bagi pemula. Tentu hal ini selalu disertai dengan niat,” paparnya.

Seorang karyawan KPC, Hidayat ikut sebagai peserta mengapresiasi kegiatan itu. Ia mengaku hadir hanya ingin berhenti merokok. Sebab ia sudah tak kuat beraktivitas. Lagi pula, dia juga sering ditanya anaknya untuk segara berhenti merokok. (mj/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: