SANGATTA, KASAK-KUSUK.COM – Ketua DPC PPP Kutai Timur, Uce Prasetyo menyebut tiga bakal calon bupati yang akan bertarung di Pilkada Kutai Timur memiliki peluang sama untuk menang.
Namun dia bilang, potensi kemenangan para bakal calon bupati tersebut sangat ditentukan dari sosok bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya. Jika bakal calon bupati salah memilih pasangan maka tentu akan kalah.
Demikian pula sebaliknya, jika bakal calon bupati menemukan figur bakal calon wakil bupati yang tepat maka kemenangan tentu berpihak pada yang bersangkutan.
Hal itu diungkapkan Uce Prasetyo saat sesi tanya jawab usai menyerahkan berkas pendaftaran dilanjutkan penyampaian visi, misi dan program di hadapan pengurus DPD Partai Gelora Kutai Timur di Sangkima Room Hotel Lumbu Sangatta sekitar Pukul 11.42 WITA, pada Minggu 26 Mei 2024.
Kedatangan Uce Prasetyo didampingi narahubung PPP, Rijan diterima Ketua DPD Partai Gelora Achmad Supriyadi beserta pengurus lainnya.
“Kelihatannya calon bupati ada dua atau tiga poros ya. Nah, saya mencalonkan sebagai wakil bupati. Artinya penentunya tetap pada bakal calon bupati,” ucap politikus partai berlambang Ka’bah ini.
“Walaupun orang bilang sekarang kekuatan para calon bupati itu seimbang. Tapi sukses atau tidak sukses itu adalah penentunya di [bakal calon] wakil bupati, tepat atau tidak tepat. Katanya seperti itu sih. Kalau bakal calon wakil bupatinya tidak pas ya alamat. Bisa kalah. Setuju enggak bapak, ibu?” tanya Uce lalu disahuti “setuju” seraya tepukan tangan oleh yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Disinggung mengenai peluangnya dijadikan pendamping oleh salah satu dari tiga bakal calon bupati, menurutnya, semuanya masih berproses.
“Saya sudah berproses ke tiga bakal calon bupati. Besok pagi (Senin, 27 Mei 2024) Pak Kasmidi Bulang ke PPP (kembalikan berkas pendaftaran). Siangnya, Partai Demokrat (kembalikan formulir bakal calon Irwan Fecho). Kemudian pada Selasa (28 Mei 2024) Insya Allah, Pak Ardiansyah Sulaiman. Ya, ‘janur kuning’ belum melengkung. Walaupun ada komunikasi yang tepat menjawab itu adalah bakal calon bupati,” paparnya.
DPC PPP Kutai Timur membuka pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Kutai Timur berlangsung mulai 15 hingga 28 Mei 2024.
Adapun bakal calon bupati mengambil formulir pendaftaran masing-masing Ketua DPD Partai Golkar Kutai Timur, Kasmidi Bulang juga selaku wakil bupati Kutai Timur; politikus gaek PKS Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman kini masih menjabat bupati Kutai Timur; dan Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Irwan Fecho juga menjabat anggota DPR RI.
Sedangan bakal calon wakil bupati antara lain; pengusaha Lulu Kinsu; politikus gaek Partai Demokrat Kutai Timur, Alfian Aswad dan Ketua DPC Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kutai Timur, Kadar juga seorang kontraktor.
Tak hanya itu, dua politikus Partai Nasdem Kaltim yakni Dayang Donna Faroek dan Ismail.
Adapun komposisi total perolehan suara sah 211.826 dan 40 kursi di DPRD Kutai Timur berdasarkan hasil Pemilu 14 Februari 2024, sebagai berikut:
1. PKS (37.310 suara-7 kursi);
2. Golkar (36.460 suara-7 kursi;
3. Nasdem (26.271 suara-6 kursi);
4. Demokrat (25.543 suara-6 kursi);
5. PPP (28.166 suara-4 kursi);
6. Gerindra (15.754 suara-3 kursi);
7. PDIP (15.164 suara-3 kursi);
8. PAN (9.981 suara-2 kursi)
9. Perindo (11.760 suara-1 kursi);
10. Gelora (5.417 suara-1 kursi).
Penulis | Editor : Sayuti Ibrahim
.
![]()












