Politika

Agiel Suwarno Temui Irwan Fecho, Jajaki Koalisi di Pilkada Kutai Timur 2024

SANGATTA, KASAK-KUSUK.COM – Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Timur, Agiel Suwarno menemui Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Irwan Fecho di kediamannya di kawasan RSUD Kudungga Sangatta, Kutai Timur sekitar Pukul 13.00 WITA pada Rabu, 10 April 2024.

Kedatangan Agiel ke Sangatta adalah momen penting bertemu Irwan. Sebab Irwan berpeluang besar diusung partainya sebagai bakal calon bupati Kutai Timur.

Sedangkan Agiel sebelumnya telah mengambil formulir pendaftaran untuk mengikuti bursa penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Kutai Timur di DPC Partai Demokrat Kutai Timur.

Saking pentingnya momen ini, Agiel Suwarno langsung ke Sangatta usai melaksanakan salat Ied di Samarinda.

Dalam pertemuan itu, Agiel Suwarno mengapresiasi kinerja Irwan selama menjabat anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim periode 2019-2024.

Menurutnya, jalan nasional menghubungkan Samarinda-Sangatta yang diperjuangkan Irwan kini nyaris tuntas.

“Dulu jalan poros Samarinda-Sangatta kita tempuh 4  sampai 5 jam. Alhamdulillah sekarang bisa kita tempuh 2,5 hingga 3 jam. Itu semua atas dorongan dan kerja nyata Bang Irwan di Komisi V,” kata Agiel.

Adapun tugas Irwan sebagai anggota Komisi V antara lain mengesahkan pagu anggaran mitra kerjanya yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Selain itu, mitra lainnya yakni Kementerian Perhubungan; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; BMKG serta BNPP/Basarnas tahun anggaran 2024.

Pada kesempatan itu, Irwan didampingi Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim  Agus Aras berharap komunikasi dan silaturahmi antara Demokrat Kutai Timur dengan PDI Perjuangan Kutai Timur terus berjalan baik.

Selain itu, pertemuan tersebut juga diwarnai diskusi kecil terkait kondisi Kutai Timur terkini sambil menyantap makanan khas Bugis yakni sokko tumbuk (kuliner terbuat dari beras ketan) dan bajabu’ (kelapa sangrai).

Namun pertemuan tersebut diduga bukanlah silaturahmi biasa. Diduga silaturahmi Lebaran Idulfitri itu juga “dibungkus” dengan kepentingan politik menjelang Pilkada Serentak 2024.

Dikonfirmasi malamnya lewat panggilan WhatsApp, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Habibi tak membantah.

Dia bilang, pertemuan itu selain silaturahmi juga untuk menjajaki kemungkinan koalisi antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat.

“Kita tidak pungkiri itu [koalisi], karena Pak Agiel merupakan pendaftar pertama yang mengambil formulir untuk ikut penjaringan bakal calon di Partai Demokrat. Jadi, wajar jika komunikasi dan silaturahmi tetap jalan,” harapnya.

Meski begitu, pihaknya masih terus menunggu figur lain mengambil formulir pendaftaran untuk ikut penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Kutai Timur hingga tahapannya berakhir.

“Kita jaga silaturahmi dan tetap bangun komunikasi dengan Pak Agiel, sebab beliau pendaftar pertama dalam bursa penjaringan calon di Partai Demokrat. Selain itu, kita juga menunggu calon lain untuk mendaftar,” bebernya.

“Sebab hasil penjaringan nanti akan diserahkan ke DPP Partai Demokrat untuk memutuskan siapa bakal calon yang akan direkomendasi untuk maju di Pilkada Kutai Timur nanti,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil Pemilu 2024, Partai Demokrat meraih 6 kursi di DPRD Kutai Timur, sedangkan PDIP memiliki 3 kursi di Parlemen. Jika kedua partai ini membangun  koalisi sudah mengumpulkan 9 kursi sehingga telah memenuhi syarat mengajukan pasangan calon di Pilkada Kutai Timur yakni minimal 8 kursi di parlemen. (ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: