DaerahEkonomiKorporasi

Wagub Dorong Pengelolaan Sumur Migas Tua di Kaltim 

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji membuka Temu Bisnis bertema Sinergi Pengelolaan Sumur Migas Tua dan Idle untuk Kebangkitan Ekonomi Kaltim digelar di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda pada Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bekerja sama dengan insan pers ini menjadi wadah sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang kerja sama pengelolaan bagian wilayah kerja guna meningkatkan produksi minyak dan gas bumi.

Dalam sambutannya, Seno Aji mengapresiasi peran SKK Migas dan media massa yang dinilainya berkontribusi penting dalam penyebarluasan informasi strategis sektor energi kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2026 kepada seluruh insan pers di Kaltim.

“Selamat Hari Pers Nasional, 9 Februari 2026. Jadilah insan pers yang terus independen dan kredibel. Tentu saja mampu membawa nuansa pembangunan Kaltim lebih baik,” ucap Wagub Seno Aji.

Dia mengatakan, forum tersebut mempertemukan pemerintah sebagai pemilik wilayah dengan para pemangku kepentingan yang berminat terlibat dalam pengelolaan hulu migas di Kaltim termasuk pelaku usaha dan media massa.

“Forum ini mempertemukan pemerintah dan pemangku kepentingan yang tertarik mengelola hulu migas di Kaltim, termasuk insan pers yang berperan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat,” tutur politikus Partai Gerindra ini.

Seno Aji menjelaskan, sektor minyak dan gas bumi masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Dia menyebutkan pada 2026, sekitar 70 persen dana bagi hasil Kaltim yang dipotong pemerintah pusat bersumber dari migas dan batu bara. Namun pengelolaan di sisi hulu masih relatif terbatas karena tingginya risiko dan kebutuhan modal.

“Dari sisi hilir migas, seperti pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, hingga pemasaran atau distribusi, sudah banyak dilakukan oleh pelaku usaha. Namun, dari sisi hulu migas masih sangat minim karena memiliki risiko tinggi dan membutuhkan modal besar,” tutur Seno Aji.

“Melalui forum ini, para peserta diharapkan memperoleh pencerahan terkait potensi migas Kalimantan Timur yang dapat dioptimalkan, khususnya sumur tua dan sumur idle,” imbuhnya.

Dia menilai peluang tersebut terbuka bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk ikut berpartisipasi dalam produksi minyak bumi di daerah.

“Ke depan, kita harapkan Perusda Migas Mandiri Pratama (MMP) dapat memperoleh porsi yang baik dalam pengelolaan migas di wilayah operasional Kaltim sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi pendapatan asli daerah Kaltim,” ucap Seno Aji.

Acara tersebut dihadiri Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Azhari Idris; Staf Khusus Menteri ESDM, Nanang Abdul Manaf; perwakilan Dinas ESDM Kaltim, jajaran perusahaan migas, BUMD, BUMDes, koperasi, serta para pemimpin redaksi dan wartawan se-Kaltim. (adp/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: