DaerahRagam

Pemprov Kaltim Bangun Generasi Emas Lewat Penguatan Kapasitas Pemuda

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya membangun generasi emas melalui penguatan peran dan kapasitas pemuda selama 2025.

Komitmen tersebut dijalankan di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

Sepanjang 2025, tercatat sekitar 34.132 pemuda di Kaltim telah menerima dukungan melalui berbagai program pengembangan pemuda berdaya saing.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu berkontribusi optimal dalam pembangunan daerah ke depan.

“Pemuda Kaltim sudah banyak kita berikan dukungan melalui program pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan. Ini capaian yang baik, karena Pemprov berkomitmen meningkatkan kualitas dan kapasitas pemuda di daerah agar mampu mewujudkan generasi emas di masa depan,” ucap Gubernur Rudy Mas’ud pada Rabu, 4 Februari 2026.

Rudy bilang, pemuda memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa, termasuk dalam pembangunan Kaltim.

Karena itu, Pemprov Kaltim terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, berakhlak, dan memiliki kompetensi di berbagai bidang.

Dia menilai program pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan menjadi langkah tepat untuk menyiapkan generasi yang mampu memberikan kontribusi maksimal bagi daerah.

Sejak sebelum kemerdekaan, kata dia, pemuda telah menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa, sehingga diharapkan pemuda Kaltim juga dapat mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

“Kita selalu mengawal pemuda agar berkontribusi terhadap daerah,” pesan politikus Partai Golkar ini.

Berdasarkan data Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, sepanjang 2025 telah dilaksanakan berbagai program. Mulai dari penyadaran, pemberdayaan, hingga pengembangan pemuda sesuai kewenangan provinsi.

Program tersebut meliputi pembinaan dan pelatihan TNI/Polri dan sekolah kedinasan, Pendidikan Kader Pemuda Pemimpin Daerah (PKPMD), seleksi Pemuda Pelopor, pelatihan kecakapan hidup, hingga pembinaan organisasi kepramukaan dan organisasi kepemudaan.

Selain itu, lanjut dia, Pemprov Kaltim juga mendorong kemandirian ekonomi organisasi kepemudaan. Hasilnya, sebanyak 202 organisasi kepemudaan telah mendapatkan pembinaan, melampaui target awal sebanyak 120 organisasi.

“Alhamdulillah, kita bersyukur ada kurang lebih 202 organisasi kepemudaan yang sudah mendapatkan pembinaan dari target 120 organisasi,” papar Rudy Mas’ud. (adp/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: