DaerahRagamTNI/POLRI

Di Tengah Genangan, Polisi di Kenohan Menjaga Pagi hingga Petang

HUJAN deras yang turun tanpa jeda sejak dini hari mengubah sejumlah ruas jalan di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, menjadi hamparan air.

Di Desa Kahala Ilir, genangan setinggi lutut orang dewasa normal yang menutup sebagian jalan RT 7 dan RT 8. Sementara di akses masuk Desa Semayang, air mengalir pelan di atas aspal, memanjang hingga ratusan meter.

Sejak pukul 05.00 WITA, Rabu, 14 Januari 2026, sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Kenohan tampak berada di lapangan.

Hingga sore hari, mereka menyusuri sejumlah titik rawan, memastikan genangan akibat tingginya curah hujan tidak berkembang menjadi ancaman yang lebih besar bagi warga.

Beberapa warga terlihat tetap beraktivitas dengan hati-hati. Pengendara motor menurunkan kecepatan, pejalan kaki menggulung celana, sementara aparat kepolisian berdiri di tepi jalan, mengamati arus air dan lalu lintas.

Di sepanjang Jalan Desa Kahala Ilir, ketinggian air mencapai sekitar 50 hingga 70 sentimeter. Adapun di jalan masuk Desa Semayang, genangan berada di kisaran 20 hingga 40 sentimeter sepanjang kurang lebih 50 sampai 400 meter.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo mengungkapkan hasil pemantauan dilakukannya untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Hingga saat ini, pihaknya tak menemukan tanah longsor, pohon tumbang, maupun dampak lain yang membahayakan bagi keselamatan warga terdampak banjir.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lokasi-lokasi terdampak untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air,” tutur Kapolsek AKP Giri Pratiwo.

Meski genangan masih terlihat di sejumlah titik, kondisi Kecamatan Kenohan secara umum dinyatakan aman. Personel kepolisian juga aktif mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalan yang tergenang, karena permukaan jalan yang tertutup air dapat menyembunyikan lubang atau arus yang lebih dalam.

Bagi Polsek Kenohan, pemantauan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari kehadiran negara di tengah masyarakat saat cuaca tak bersahabat.

Begitu pula, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan. Dia bilang setiap perkembangan di lapangan dilaporkan secara berkala.

Di tengah hujan dan genangan, aktivitas warga mungkin melambat. Namun, kata dia, dengan penjagaan sejak pagi hingga petang, rasa aman tetap dijaga agar kehidupan di Kenohan bisa terus berjalan. (tg/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: