ANCALONG, KASAKKUSUK.com –Dari 1.335 warga Kecamatan Muara Ancalong dan sekitarnya mendapat pelayanan kesehatan gratis dalam Program Dokter Share, pasien poli umum mendominasi yakni sebanyak 633 orang. Sedangkan jumlah pasien bedah mayor tercatat sebanyak 19 orang. Hal ini diungkapkan Camat Muara Ancalong Harun Al Rasyid kepada KASAKKUSUK.com pada Kamis, 20 November 2025.
Program pelayanan kesehatan disokong korporasi Bayan Group melalui Bayan Peduli berlangsung mulai Senin, 10 hingga berakhir 19 November 2025.
Poli umum merupakan layanan kesehatan primer yang menyediakan pemeriksaan, diagnosis, pengobatan, dan konsultasi untuk berbagai masalah kesehatan umum yang ditangani oleh dokter umum.
Layanan ini mencakup pemberian obat, rujukan ke dokter spesialis jika diperlukan, dan layanan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Sedangkan bedah mayor adalah operasi besar biasanya melibatkan pembukaan rongga tubuh utama seperti perut, dada, atau kepala.
“Alhamdulillah, program Dokter Share telah berlangsung sukses. Semoga tim Dokter Share dan Bayan Group melalui Bayan Peduli dapat kembali melaksanakan kegiatan serupa di Muara Ancalong pada 2026. Sebab kegiatan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat di daerah terpencil,” ucap Harun seraya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Dokter Share, PT Bayan Group dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
Program Dokter Share yang memberi pelayanan medis gratis disokong Bayan Group melalui Bayan Peduli telah berhasil memberi pelayanan medis kepada penerima manfaat sebanyak 1.335 warga.
Ribuan warga menjadi pasien di atas Kapal Dharma Li 3 Zayid ditangani 25 dokter ahli di bidangnya masing-masing.
“Pelayanan medis berlangsung selama sembilan hari juga tercatat jumlah pasien poli gigi sebanyak 210 orang, skrining bedah sebanyak 129 orang, obgin sebanyak 220, lepas selang IUD sebanyak 4 orang, dan bedah minor 76 orang,” beber Harun merincikan jumlah pasien ditangani tim Dokter Share.
Kemudian pada 18 November 2025, kata dia, diisi dengan kegiatan pelatihan USG bagi 34 tenaga kesehatan, diskusi kasus kebidanan diikuti 31 tenaga kesehatan dan pelatihan BHD dihadir 48 orang terdiri dari warga tenaga kesehatan. Selain itu juga digelar pelatihan dokter cilik (dokcil) diikuti 50 pelajar beserta 19 guru pendamping. (adv/ute)
![]()












