AdvertorialDiskominfo Kutai Timur

Jumlah Penduduk Kutai Timur 2025 Tercatat 456.333 Jiwa

SANGATTA, KASAKKUSUK.com -Jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Semester I tahun 2025 tercatat sebanyak 456.333 jiwa terdiri dari 244.125 laki-laki dan 212.208 perempuan. Data kependudukan ini dirilis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim.

“Pendataan penduduk dilakukan dua kali setiap tahun melalui sistem agregat semester. Data semester I dirilis pada Juli setelah seluruh laporan kecamatan selesai diverifikasi,” kata Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah kepada KASAKKUSUK.com di ruang kerjanya pada Jumat, 14 November 2025.

Dia bilang penyusunan data per desa masih dalam proses finalisasi. Data tersebut akan dimasukkan ke dalam Buku Profil Kutai Timur, yang dapat diakses publik setelah dicetak dan disahkan. “Nanti buku profil dicetak lengkap semua per desa. Itu bisa dilihat karena memang dokumen publik,” tutur Jumeah.

Meski demikian, dia juga mengungkapkan sejumlah kendala penting dalam layanan administrasi kependudukan (adminduk). Terutama program jemput bola (Jebol) layanan perekaman e-KTP keliling ke sekolah dan kecamatan yang terhambat akibat efisiensi anggaran pemerintah daerah. Hal ini akibat pemangkasan anggaran daerah hingga 60 persen.

Padahal kegiatan ini, kata dia, telah menjadi program unggulan Disdukcapil Kutim. “Karena pemerintah melakukan efesisensi anggaran maka program Jebol hanya dilakukan di wilayah terdekat dan mudah dijangkau saja. Misalnya di sekolah dalam wilayah Sangatta Utara. Sebab selama efesisensi anggaran maka kita tak bisa lagi perjalanan dinas ke kecamatan terjauh,” ungkap Jumeah.

Selain di Kecamatan Sangatta Utara, pihaknya sejauh ini telah melaksanakan program Jebol ini di Sangatta Selatan, dan Sangkulirang. Hal ini, lanjut dia, berdampak pada pencapaian target perekaman KTP untuk pelajar SMA yang telah memasuki usia wajib KTP.

“Target kami untuk perekaman anak sekolah tahun ini belum maksimal karena anggaran tidak ada,” beber Jumeah.

Menurutnya, kekurangan layanan Jebol sangat memengaruhi capaian target nasional. Sebab data perekaman terhubung langsung dengan pusat. Ketika satu kecamatan tidak terjangkau, persentase akan otomatis menurun.

Dengan jumlah penduduk mencapai 456.333 jiwa dan wilayah geografis yang luas, Kutai Timur, lanjut dia tentu menghadapi tantangan signifikan dalam pelayanan adminduk.

Namun, berbagai inovasi seperti integrasi rumah sakit, layanan isbat nikah, optimalisasi Kartu Identitas Anak (KIA), dan digitalisasi melalui aplikasi Siap Kawal menunjukkan komitmen Disdukcapil dalam meningkatkan kualitas layanan.

Dia juga menilai kendala berupa efisiensi anggaran menjadi tantangan terbesar, namun Disdukcapil Kutim tetap berupaya melayani masyarakat secara optimal dengan sumberdaya yang ada. (adv/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: