JAKARTA, KASAKKUSUK.com -Pemerintah Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji berkomitmen untuk memperkuat peran Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
Hal ini bertujuan untuk menjaga anggaran dan program agar tepat sasaran. Selain itu, untuk memastikan pemerintahan berjalan bersih dan akuntabel sehingga seluruh program pembangunan daerah memberikan manfaat optimal bagi rakyat.
“Yang jelas, kita harus memperkuat inspektorat. Bahkan diberi wewenang untuk memeriksa, mengidentifikasi, dan menginvestigasi penyimpangan melalui berbagai bentuk pengawasan internal,” ucap Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji usai Rakornas Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2025 di Ballroom Pullman Central Park Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2025.
Komitmen Pemprov Kaltim tercermin dari capaian 12 kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas tata kelola keuangan daerah.
“Keleluasaan APIP dalam bekerja harus dijaga agar pengawasan anggaran berjalan efektif dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” harap Wagub Seno Aji.
Seno Aji menegaskan, Inspektorat harus lebih optimal melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan daerah serta tugas pembantuan.
“Inspektorat wajib memastikan akuntabilitas dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tutur Seno Aji.
Dalam pertemuan itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menekankan pentingnya kepala daerah memperkuat APIP.
“Kalau APIP-nya kuat, potensi pelanggaran bisa ditekan, menjadi sistem peringatan dini, membantu efisiensi, dan mengawasi pelaksanaan program agar tidak bermasalah hukum,” papar mantan Kapolri ini. (*/ute)
Sumber: Setdaprov Kaltim
![]()












