SANGATTA, KASAK-KUSUK.COM – Pengusaha Lulu Kinsu mengambil formulir pendaftaran untuk ikut penjaringan calon wakil bupati di sekretariat DPD PKS Kutai Timur di Jalan Hidayatullah, Sangatta sekitar Pukul 16.00 WITA, pada Senin 6 Mei 2024.
Kedatangan Kinsu bersama 10 orang tim suksesnya diterima Ketua DPD PKS Kutai Timur, Warno berserta tim penjaringan dan sejumlah pengurus partainya.
Dia bilang, PKS sebagai partai pemenang Pemilu 2024 di Kutai Timur dengan perolehan suara caleg dan partai sebanyak 37.310 suara jika dikonversi 7 kursi di DPRD Kutai Timur.
Jika merujuk Pasal 40 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota yang kemudian sering disebut UU Pilkada disimpulkan bahwa syarat bagi partai politik bisa mengusung pasangan calon di Pilkada Kutai Timur 2024 jika mendapat dukungan minimal 20 persen dari 40 kursi DPRD Kutai Timur atau 8 kursi.
Dengan demikian, PKS masih kurang 1 kursi agar bisa memenuhi syarat mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Kutai Timur 2024. Sehingga, kata dia, Lulu Kinsu menyanggupi untuk melobi sejumlah parpol lainnya untuk membentuk koalisi dengan PKS.
“Kami menyambut baik Pak Lulu Kinsu datang mengambil formulir pendaftaran. Beliau memiliki keinginan kuat untuk mendampingi Pak Ardiannya Sulaiman di Pilkada. Dia tadi menyanggupi untuk men-support kekurangan 1 kursi PKS dengan melobi sejumlah partai,” ungkap Warno kepada KASAK-KUSUK.COM di sekretariatnya.
Pihaknya menargetkan untuk kembali memenangkan kembali Ardiansyah Sulaiman di Pilkada nanti. “Sebagai pemenang Pemilu, maka kita ditarget DPP harus memenangkan kembali Pak Ardiansyah Sulaiman menjadi bupati Kutai Timur,” tegasnya.
Adapun syarat bakal calon bupati yang siap mendampingi Ardiansyah, lanjut dia, harus memiliki visi dan misi yang sama dengan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam membangun Kutai Timur lebih baik.
“Kriteria bakal calon wakil bupati itu harus memiliki pemikiran yang sama, tingkat elektabilitas yang bagus dan harus siap mendukung proses pemenangannya nanti,” paparnya.
Selain itu, pihaknya mengungkapkan telah melakukan survei pertama pada Januari 2024. Survei dilakukan sekali per tiga bulan. Surveinya akan berlangsung lima kali hingga tahapannya selesai. Hasilnya, kata dia, tingkat elektabilitas Ardiansyah Sulaiman sangat tinggi dibanding bakal calon lain yang ingin maju di Pilkada.
Hanya saja, dia tak bersedia menyebut angka persentase diperoleh Ardiansyah dari hasil survei tersebut. “Pokoknya hasil survei pertama, Pak Ardiansyah sangat tinggi. Kita belum bisa sebutkan berapa. Nantilah kalau sudah waktunya akan kita rilis,” paparnya.
Mengenai syarat dalam proses penjaringan itu, menurutnya, setiap calon harus ada menjelaskan ketokohannya termasuk hasil surveinya. Setelah serangkaian proses penjaringan selesai maka hasilnya diserahkan ke DPW PKS Kaltim dan DPP.
DPD PKS Kutai Timur membuka pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Kutai Timur mulai 4-12 Mei 2024.
Pengusaha Lulu Kinsu tak asing lagi di kancah politik lokal. Dia pernah ikut kontestasi sebagai calon wakil bupati mendampingi Mahyunadi di Pilkada Kutai Timur 2020, namun kalah dari pesaingnya.
Pasangan Ardiansyah-Kasmidi Bulang yang diusung Partai Demokrat, PKS dan Partai Berkarya ditambah partai pendukung Perindo dan PSI dinyatakan menjadi pemenang setelah meraih 71.797 suara atau 47,19 persen.
Sedangkan pasangan Mahyunadi-Lulu Kinsu yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, PKB, dan Partai Nasdem berada di urutan kedua karena hanya meraih 55.050 suara atau 36,18 persen.
Kemudian pasangan Awang Ferdian-Uce Prasetyo yang diusung PPP berada di urutan terakhir hanya meraup 25.289 suara atau 16,62 persen. (ute)
![]()












