KUTAI TIMUR – Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPDes). Komitmen dimaksud digulirkan melalui beberapa program unggulan.
Apa saja program dimaksud? Menurut Kepala DPMDes, Yuriansyah T, program yang sudah berjalan antara lain peningkatan kapasitas dan legalitas usaha skala rumah tangga, kemudian peningkatan partisipasi masyarakat malam pengembangan lembaga ekonomi pedesaan. Berikutnya monitoring dan evaluasi Badan Usaha Milik Desa (BumDes) serta pelatihan perempuan di pedesaan dalam bidang usaha ekonomi produktif. Dia menjelaskan pihaknya selalu berupaya memberikan peningkatan kapasitas masyarakat.
“Tujuan utamanya agar tidak muncul angka kemiskinan yang tinggi. Paling tidak dengan pemberdayaan dan pelatihan, bisa menekan angka kemiskinan. Termasuk peningkatan keahlian pelaku ekonomi rumah tangga,” ungkapnya di Hotal Royal Victoria, Jalan AW Syahranie, Sangatta Utara, Senin (21/11/2022).
Tak hanya menekan angka kemiskinan, pelatihan juga dimaksudkan untuk peningkatan pendapatan rumah tangga. Setelah mengikuti pelatihan keahlian, keterampilan para peserta diharapkan semakin terbentuk, sehingga masyarakat bisa memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan untuk membuka lapangan pekerjaan atau usaha sendiri.
“Pelatihan bukan hanya mengasah keterampilan untuk peningkatan kualitas produksi, tetapi juga bagaimana pengelolaan administrasi bisnis dan keuangan berjalan dengan baik,” jelasnya.
Terkait program bantuan Rp 50 juta per RT yang menjadi kebijakan kepala daerah di Kutim, Yuriansyah menjelaskan bahwa bantuan program tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi peningkatan kapasitas warga setempat. Sejumlah Rp 40 juta untuk fisik dan Rp 10 juta bagi peningkatan kapasitas SDM. (Adv-Kominfo/Fj)
![]()












