AdvertorialDiskominfo Kaltim

Dua Tahun Vakum Akibat Pandemi Covid-19, Pemkab Kutim Kembali Gelar Apel Siaga Karhutla

KUTAI TIMUR – Selama dua tahun terakhir, kegiatan apel siaga kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kabupaten Kutai Timur tidak dilaksanakan. Hal tersebut, dikarenakan selama tahun 2020-2021 masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan dilarang menggelar kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Pada tahun 2022 ini, akhirnya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menggelar kegiatan apel siaga Karhutla yang berlangsung di Lapangan Helypad Kutim, pada Rabu (23/11/2022).

Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur, Naim, mengatakan, tujuan dilakukan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tata cara untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan atau lahan di Kabupaten Kutim.

“Tujuan dilakukan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat yang selama ini sering terlibat dalam upaya pemadaman api saat terjadi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Ia juga menjelaskan, pada kegiatan apel siaga Karhutla ada 50-80 orang yang terlibat, terdiri dari TNI/Polri, perwakilan Ormas, Orari, Tagana dan sejumlah elemen masyarakat yang lainnya. Kegiatan apel siaga Karhutla ini dipimpin oleh Bupati Kutai Timur, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan kepada masyarakat agar tidak sampai melakukan tindakan membakar hutan dan lahan.

Jika memang terpaksa harus melakukan pembakaran hutan dan lahan, maka harus mengacu dengan mekanisme yang ada. Apabila seseorang dengan sengaja membakar hutan dan lahan tanpa menerapkan mekanisme, maka akan membahayakan dan mengakibatkan kebakaran menjadi meluas.

“Ada 50-80 personel yang terlibat dalam kegiatan ini, seperti dari TNI/Polri, Ormas, Tagana dan sejumlah elemen atau kelompok masyarakat terkait,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, selama tahun 2022 ini kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kutai Timur berangsur angsur sudah menurun.(Adv-Kominfo/N)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: