KUTAI TIMUR – Permasalahan desa di Kutai Timur (Kutim) yang belum tersentuh listrik sangatlah banyak. Salah satunya di wilayah Sangsaka atau Dapil 3.
Seperti yang dijelaskan oleh Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman. Dirinya mendapat keluhan dari warga terkait setruman listrik yang tidak merata.
Permasalah itu ditemuinya saat menyambangi Kecamatan Sangkulirang. Asa untuk mendapat penerangan sepertinya sulit untuk diraih. Bagaimana tidak, tiang listriknya saja tidak pernah terbagun hingga saat ini.
Seperti di Desa Pelawan, Tepian Terap, Kolek, Kerayaan. Keempatnya sama sekali tidak memiliki tiang listrik. Di desa-desa itu hanya mengandalkan mesin genset. Namun polemik lain semakin terjadi, kala BBM jenis solar mengalami kelangkaan dan harga BBM jenis Dexlite malah mengalami kenaikan. Justru, hal itu menambah beban masalah yang terjadi di kalangan masyarakat.
“Bagaimana listrik bisa masuk, tiangnya saja tidak ada,” ungkap Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu.
Untuk memperjuangkan kebutuhan dasar itu, dirinya membangun koordinasi pada Pemkab Kutim, PLN Sangatta hingga DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Pejuangan yakni Ribka Tjiptaning.
“Saya sudah mengadukan hal ini, Alhamdulillah Bu Ribka mau membahas ini saat rapat kerja bersama Kementerian ESDM di Senayan,” jelas ia. (Adv-DPRD/YM)
![]()












