KUTAI TIMUR – Reses kali ini dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, di kawasan langganan banjir, yakni Jalan Pinang Dalam, Kecamatan Sangatta Utara yang merupakan Daerah Pilihan (dapil) 1 pada Selasa (19/7).
Politisi PKS ini menyebut dirinya melaksanakan reses untuk bersilaturahmi di tiga titik di Sangatta Utara. Dari semua lokasi itu, ia mengaku menerima banyak usulan yang erat kaitannya dengan infrastruktur dasar dan drainase.
Terlebih, drainase di Sangatta banyak mengalami sumbatan, sehingga digadang-gadang menjadi salah satu penyebab banjir dengan mudahnya meluap ke pemukiman warga.
“Selama reses, usulan terbanyak meliputi pembangunan infras dasar jalan dan pembenahan drainase. Sama halnya dengan di Pinang Dalam yang pernah mengalami banjir cukup parah beberapa bulan lalu,” tutur dia.
Sebelumnya, kata Jimmi, pihaknya pernah mengunjungi lokasi ini pasca banjir tinggi lalu. Hanya saja serap aspirasi baru dilakukannya sesuai tahapan yang dijadwalkan oleh Bamus DPRD Kutim.
“Beberapa hari setelah banjir saya ke lokasi itu. Kemudian reses ini saya pilih lokasi yang sama, supaya bisa diskusi. Setelah itu kami berdiskusi, membahas apa yang menjadi akar permasalahannya,” bebernya.
Dia menyebut, masyarakat ingin pemerintah bergerak cepat saat banjir terjadi, sehingga dampak kerugian yang ditimbulkan tidak merugi banyak. Tak hanya itu, kepada Jimmi, warga juga mengaku ingin adanya pembangunan tanggul yang tinggi.
“Itu juga menjadi harapan, supaya pemerintah bisa membuat tanggul tinggi. Untuk pembangunan infrastruktur jadi usulan prioritas,
InsyaAllah kalau pemda banyak silpa, maka kita usulkan supaya dikerjakan. Sejalan dengan visi misi kepala daerah saat ini,” imbuhnya.(Adv-DPRD/YM)
![]()












