KUTAI TIMUR – Perlindungan kesehatan menjadi salah satu hal yang wajib diberikan dalam rangka mensejahterakan dan memberikan manfaat bagi atlet dan pelaku olahraga yang berada dalam naungan KONI Kutim yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi Kutai Timur di bidang olahraga.
Dengan adanya perlindungan kesehatan tersebut, atlet tidak lagi harus khawatir dalam melakukan pengobatan pasca mengalami cedera baik dalam latihan yang dijalani ataupun event pertandingan olahraga.
Hal tersebut diutarakan langsung oleh Ketua Umum KONI Kutim, Heriansyah Masdar, saat dikonfirmasi berandaindonesia.id seusai melakukan pertemuan dengan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sangatta, belum lama ini.
“BPJS memiliki program yang bagus, menguntungkan dan terjangkau bagi para atlet. Oleh karena itu, saya akan mendorong agar para atlet yang kami miliki dapat terdaftar di BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa usai Rapat Pleno yang dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, KONI Kutim akan melaksanakan MoU dengan BPJS Kesehatan dan merekomendasikan agar dalam pelaksanaan Porprov Berau mendatang atlet Kutim yang berlaga sudah mendapatkan perlindungan dan jaminan akan kesehatan mereka selama berlaga.
Mengingat dekatnya pelaksanaan Porprov Berau 2022, Heriansyah berharap kontingen Kutim juga dapat memikirkan manfaat dan keuntungan yang dapat diraih serta dirasakan oleh para atlet Kutim dengan adanya program tersebut sehingga dapat menyisihkan anggaran untuk mendaftarkan atlet-atletnya minimal 1 bulan sebelum pelaksanaan kegiatan.
“Di 2023 mendatang, KONI juga memprogramkan untuk BPJS para atlet. Ini adalah program kita untuk memberikan kesejahteraan untuk pelaku olahraga di Kutim. Semoga kedepannya kita dapat memberikan program-program lainnya yang juga bermanfaat,” tutupnya.(Q)
![]()












