KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim), H Ardiansyah, meminta kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Camat agar lebih memaksimalkan tupoksi yang ada dilapangan serta mampu koordinasi dengan semua pihak sebagai upaya percepatan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan saat rapat kerja bersama OPD dan Camat di bawah koordinasi Asissten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat, di Ruang Meranti Kantor Bupati, Senin (11/07/2022).
Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati H Kasmidi Bulang tersebut, Ardiansyah dalam arahabnya mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat di lapangan banyak terdapat gejolak karena kemampuan atau keterbatasan gedung sekolah, terutama yang untuk Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kewenangan untuk SMA adalah urusan provinsi, namun kita tidak dapat lepas tangan begitu saja karena mereka adalah anak-anak kita. Saya minta Disdik segera koordinasi dengan Provinsi terkait dengan penambahan ruang kelas maupun gedung sekolah baru,” pintanya.
Selanjutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran juga diingatkan agar terus mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah di 18 Kecamatan yang ada, guna persiapan menghadapi musim kemarau, serta pemanfaatan gedung pos pemantau kebakaran yang sudah terbangun.
Dinas Tenaga Kerja tak luput jadi OPD yang diminta untuk terus membuat trobosan baru guna mengantisipasi jika terjadi pengurangan tenaga honorer yang akan berlaku pada November 2023 mendatang, selain mempersiapkan sarana dan Prasarana Balai Latihan Kerja (BLK).
“Termasuk juga memberikan pelatihan bagi Tenaga honorer yang mungkin sudah tidak mampu di akumulasikan di dalam penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” terangnya. (Adv-Kominfo/tj)
![]()












