KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutim mewujudkan aspirasi konstituennya melalui pokir dewan. Pokir tersebut diarahkan dalam program yang menyentuh langsung masyarakat baik di bidang pertanian, perkebunan ataupun bidang lainnya yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut politisi Partai Gerindra sekaligus anggota DPRD Kutim, Yan Ipui, hal tersebut dilakukan berdasarkan dari hasil reses dan juga musrembang yang dilaksanakan oleh DPRD Kutim dan pemerintah daerah. Kebijakan itupun, menurutnya juga disesuaikan dengan visi dan misi dari pemerintah daerah.
Di dapilnya, menurut Yan, anggota DPRD telah merealisasikan sejumlah aspirasi masyarakat, terutama di bidang perkebunan dan pertanian yang menjadi sektor andalan di wilayah tersebut.
“Kami (anggota DPRD) melalui pokir sudah banyak membantu di perkebunan, pertanian, hingga bidang pendidikan seperti sekolah yang belum punya kantor, perbaikan rumah dinas guru yang hancur, dikirim guru tapi rumah dinasnya tidak layak, kan kasihan. Kami arahkan ke program yang langsung bersentuhan ke masyarakat. Itu yang terus kami dorong dan perjuangkan untuk masyarakat yang berada di pedalaman,” jelasnya, Senin (11/07/2022).
Di bidang kebudayaan, imbuhnya, dirinya dan anggota dewan lainnya terus berupaya mendukung pertumbuhan akan pariwisata budaya yang kedepannya diharapkan dapat menjadi ikon wisata di Kutim.
Dukungan yang diberikan, imbuhnya, berupa baju adat, alat ukir, serta sarana dan prasarana lainnya. Bahkan menurutnya anggota DPRD Kutim juga berupaya meningkatkan gaung keelokan pariwisata di Kutim dengan secara langsung berupaya menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara menggunakan sosial media ataupun pemberitaan.
“Secara normatif, kami mendorong lewat Perda Kepariwisataan. Selain itu kami juga berupaya mendorong agar dapat menarik wisatawan dan mengembangkan potensi yang dimiliki daerah ini di sektor pariwisata dan budaya. Untuk bantuan, yang tertuang dalam program reses terkait bantuan pakaian adat, kegiatan adat, namun terbatas,” tutupnya.(Adv-DPRD/Q).
![]()












