KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kabupaten Kutim, Yan Ipui, meminta agar pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dan listrik terus digenjot oleh Pemkab Kutim guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Hal tersebut diutarakan mengingat masih banyaknya infrastruktur dasar seperti jalan yang merupakan akses utama masyarakat dalam melakukan kegiatan kondisinya memprihatinkan.
Selain itu, masih banyak juga desa yang hanya menikmati listrik hanya 6 jam setiap harinya, dimana hal tersebut menurutnya patut menjadi sorotan dan mendapatkan prioritas utama dari Pemkab Kutim.
“Pemerintah daerah harus fokus dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terutama masalah air dan listrik. Agar masyarakat yang ada di pelosok, juga dapat merdeka merasakan terangnya listrik dan air bersih sama dengan masyarakat di Kecamatan lainnya,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Rabu (06/07/2022)
Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini juga meminta pemerintah untuk lebih serius mengembangkan dan memperhatikan sektor perkebunan dan pertanian yang selama ini menurutnya belum teroptimalkan secara sempurna pemanfaatannya.
Imbuhnya, dua sektor ini juga mempunyai potensi yang sangat besar di Kutim selain sektor pertambangan. Baik dari sisi peningkatan ekonomi masyarakat maupun penyerapan tenaga kerja. Dan terlebih lagi, sektor perkebunan dan pertanian memiliki resiko lebih kecil jika dilihat dari kemungkinan potensi limbah dan kerusakan lingkungan.
“Jika infrastruktur dan kebutuhan dasar telah terpenuhi, peningkatan potensi di bidang pertanian dan perkebunan juga akan terjadi, bahkan bisa jadi second line yang menopang perekonomian masyarakat dan daerah jika pemerintah serius memperhatikan hal ini dengan melakukan inovasi, sehingga Kutim bukan hanya menjadi penyedia bahan baku, tapi mampu mengolah dan memproduksi hasil dari sektor perkebunan dan pertaniannya menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi,” terangnya.(Adv-DPRD/Q)
![]()












