SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto mendatangi rumah duka korban jiwa akibat banjir di Jalan Diponegoro, Desa Sangatta Utara pada Jumat siang, 6 Februari 2026.
Kapolres bersama jajarannya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Zafirah Azahra yang dilaporkan meninggal dunia akibat musibah banjir tersebut.
Usai melayat, Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Abdullah serta para pejabat utama Polres.
Selepas melayat, Kapolres bersama jajarannya turun ke lokasi banjir di sejumlah wilayah Sangatta untuk menyalurkan bantuan sosial sekaligus memastikan kondisi warga terdampak.
Aksi tersebut dilakukan dengan menerobos genangan air yang masih merendam permukiman.
Adapun sejumlah lokasi yang disisir meliputi Jalan Hasanuddin kawasan Kampung Kajang, Sangatta Selatan, serta Gang Ruto dan Gang Damai di Jalan Poros Sangatta–Bontang, Sangatta Utara.
Pada kegiatan itu, Polres Kutai Timur menyalurkan sebanyak 60 paket bantuan sembako kepada warga yang masih bertahan di lokasi terdampak. Paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, gula, dan minyak goreng.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengungkapkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana banjir merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan dan bantuan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga, baik secara materi maupun moral,” kata Kapolres AKBP Fauzan Arianto di sela kegiatannya.
Selain menyalurkan bantuan, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lanjutan akibat banjir, termasuk kemunculan hewan liar serta perubahan cuaca.
“Kami ingatkan warga untuk mengamankan dokumen penting, menyiapkan tas siaga bencana, serta segera menghubungi layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan darurat atau evakuasi,” harap Kapolres AKBP Fauzan Arianto. (ogy/ute)
![]()












