SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Terminal Terpadu Palaran untuk memperkuat ketahanan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Samarinda dan wilayah Kaltim.
Komitmen itu disampaikan Andi Harun saat menerima audiensi manajemen PT Pertamina Patra Niaga di Ballroom Hotel Fugo Samarinda pada Selasa sore, 3 Maret 2026.
Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan memaparkan rencana pembangunan fasilitas fuel terminal di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran.
Audiensi dihadiri sejumlah pejabat perangkat daerah, antara lain Sekretaris Dinas PUPR Kota Samarinda, Kepala BPKAD, Ketua TWAP, Kepala Bagian Kerja Sama Setda, Pelaksana Tugas Kepala Bagian SDA Setkot, Camat Palaran, serta Lurah Handil Bakti.
Perwakilan manajemen Pertamina Patra Niaga, Heriansyah memaparkan bahwa proyek Terminal Terpadu Palaran akan dikerjakan oleh PT Elnusa Tbk dengan estimasi waktu pembangunan selama 24 bulan. Pekerjaan fisik direncanakan dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai pada awal 2028.
Menanggapi rencana itu, Andi Harun menilai pembangunan terminal BBM di Palaran merupakan langkah strategis untuk menjamin kelancaran distribusi energi di daerah.
Dia bilang, peningkatan kapasitas suplai menjadi kebutuhan mendesak seiring bertambahnya aktivitas ekonomi dan jumlah penduduk.
“Kita patut bersyukur karena akhirnya dipastikan bahwa di Samarinda akan dibangun fuel terminal untuk memenuhi kebutuhan BBM yang terus meningkat,” ucap Andi Harun.
Meski menyampaikan dukungan, Andi Harun meminta agar seluruh tahapan proyek berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dia menekankan pentingnya kejelasan regulasi, termasuk kepastian izin lokasi serta penjelasan terkait rencana pembangunan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP).
“Kami mendukung, tetapi aspek legalitas dan perizinan harus jelas agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tutur Andi Harun.
Karen itu, dia berharap kehadiran terminal terpadu tersebut tidak hanya berdampak pada penguatan pasokan energi, tapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Selain itu, pemerintah kota juga mendorong agar investasi tersebut membuka peluang kerja bagi warga lokal dan menggerakkan sektor usaha di sekitar kawasan Palaran.
“Kita ingin investasi ini tidak hanya memperkuat pasokan energi, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi warga Samarinda,” tutupnya. (sam/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












